MEMONEWS.TODAY– Wanita cantik bernama, LIly Yunita (48) warga Jalan Indrakila, Pacarkeling Tambaksari Kota Surabaya, diamankan oleh Subdit /TP Kamneg Ditreskrimum Polda Jatim karena terlibat kasus penipuan.

Wanita yang juga seorang residivis kasus sama tersebut mampu memperdaya korban hingga menelan kerugian mencapai puluhan milyar rupiah.

Kasus penipuan ini berawal saat korban yang juga kenal dengan pelaku yang menawarkan investasi terkait pembebasan lahan yang ada di daerah Osowilangun Surabaya dengan menjanjikan suatu keuntungan yang berlipat ganda.

Dalam hal ini, korban menderita kerugian sebanyak 48 miliar lebih dan yang bersangkutan juga memberikan cek kepada korban tapi setelah dicek ke bank ternyata sudah tidak bisa di cairkan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pelaku ini kenal dengan korban dan menawarkan investasi berupa lahan atau tanah di daerah Osowilangun Surabaya.

Tanah itu diakui milik pelaku dan kepada korban berjanji bisa memberikan keuntungan. Ternyata begitu di cek tanah tersebut adalah fiktif bukan punya pelaku.

“Dengan janji keuntungan yang besar serta sangat menjanjikan sehingga korban mau. Namun setelah tanah tersebut kita cek di lokasi, ternyata bukannya punya tersangka ini malah punyaan orang lain yang sedang berperkara,” jelas Gatot, Kamis (6/5/2021).

Gatot menegaskan, tersangka LY mengajak korban bekerjasama sebagai pendana untuk pembebasan lahan di daerah Osowilangun dan akan diberikan keuntungan, selanjutnya pelapor bergerak hatinya untuk menyerahkan dana.

“Dana yang diserah senilai Rp. 48.9 miliar secara bertahap. sebelum uang ditransfer, tersangka LY memberikan cek kepada korban dan pada saat dicairkan ternyata cek tersebut di tolak oleh bank dengan alasan rekening di tutup,” tambah Kombes Gatot.

Baca Juga  Warga Tempel Sukorejo Surabaya Dihajar Warga Gresik, Karena ini

Barang bukti yang 7 lembar cek Bank BCA beserta 7 lembar surat keterangan penolakan dari Bank BCA cabang Pembantu, 1 bendel dokumen slip setoran bank, 5 bonggol cek Bank BCA atas nama Doe Sun Bakery, 1 HP yang digunakan untuk percakapan Whatsaap tentang penawaran pembebasan lahan.

Selain itu, Polisi juga menyita 2 unit Toyota Fortuner VRZ, 4 unit mobil jenis Mercedes Benz, 3 unit jenis Pick Up, 6 buah jam tangan mahal, 3 buah cincin Natural Blue Saphire, serta uang tunai sebesar Rp. 100 juta rupiah.

“Pada tahun 2005, 2006 dia pernah ditangkap oleh Polrestabes Surabaya dan 2011 ditangkap Polda Jatim dalam kasus penipuan,” tutup Kombes Gatot.(*)

Foto : Pelaku saat digelandang Polisi Polda Jatim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here