MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Polisi terus dalami kasus perampasan di Jalan di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari Surabaya yang pada saat beraksi, pelakunya mengaku sebagai aparat Kepolisian.

Dalam aksi itu, setelah dituduh bandar sabu, pelaku berhasil menggondol 4 buah handphone (HP) milik para korbannya.

Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno ketika dikonfirmasi media ini membenarkan adanya kejadian tersebut. Korbannya juga dikatakan sudah resmi melapor ke Polsek Genteng.

“Iya, korban sudah melapor. Kejadian Rabu dan baru dilaporkan Kamis (4/3/2021),” singkat Ipda Sutrisno, Sabtu (6/3/2021).

Lanjutnya, saat ini anggota Reskrim Polsek Genteng masih terus menyelidiki kasus perampasan yang mencatut petugas berseragam coklat tersebut. Petugas juga menyelidiki nopol motor yang diduga dipakai oleh pelaku.

Namun disayangkan, motor Honda Vario warna hitam bernopol W 62xxxx, yang dipakai itu diduga nopol palsu. “Nopolnya setelah kita cek ternyata palsu,” imbuh Mantan Kanit Reskrim Simokerto ini.

Meski demikian, Reskrim akan terus menyelidiki dengan petunjuk-petunjuk lainnya. “Kita upayakan ungkap dengan petunjuk yang lain,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, dugaan perampasan di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari dengan mengaku sebagai aparat Kepolisian menimpa tiga orang pemuda Surabaya.

Salah satu korban bernama, Tino Ardyanto (29) warga Jalan Krampung Tengah, Tambaksari mengatakan peristiwa perampasan handphone yang dialaminya bersama tiga temanya terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Tegalsari pada Rabu (3/2/2021) lalu sekitar pukul 22.30 WIB.

Ketiganya saat itu menggunakan mobil Suzuki Ertiga, usai mencari makan sepulang kerja di counter handpone dikawasan Ngagel dan kejadiannya sekitar jam 10-11 malam.

Pada saat berhenti dan hendak menurunkan teman, ada sepeda motor, satu orang yang mengaku sebagai anggota Polda, dia menyuruh merapat kekiri dengan menyodorkan lampu senter.

Baca Juga  Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Bongkar Pengedar Narkoba Sindikat Lapas Madiun

Setelah menepi, oleh pelaku, mereka dituduh membawa sabu-sabu dengan berat 6 kilogram. Mereka yang panik akhirnya menepi.

Atas kejadian, itu Tino dan temannya hafal dengan ciri-ciri pelaku, yakni menggunakan motor Honda Vario warna hitam bernopol W 62xxxx, dengan perawakan perut buncit dan berkulit sawo matang.(*)

Foto : Ilustrasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here