MEMONEWS.TODAY, JEMBER-
Warga berinisial GM, yang berasal dari dusun Gading desa Darsono Kecamatan Arjasa, Jember, ditemukan tewas mengenaskan. pada, Sabtu (20/2/2021).

GM di temukan oleh seorang perempuan bernama Rohima tewas di area perkebunan sengon, dalam posisi tertelungkup. Pada tubuh GM ditemukan sejumlah luka bakar di tangan.

Rohima setelah menemukan korban, dirinya langsung melaporkan ke perangkat Desa dan dilanjutkan ke Polsek Arjasa, Jember.

Kapolsek Arjasa melalui Kanit Reskrim Aipda Irwan P, S.H. datang ke TKP bersama anggotanya. Hasil olah TKP, diduga meninggalnya GM akibat tersengat arus listrik.

“Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi yang dibantu oleh salah seorang petugas PLN dan tim medis Puskesmas Arjasa, kuat dugaan korban GM meninggal karena tersengat aliran listrik,” kata Irwan.

Dugaan tersebut dikuatkan lagi setelah ditemukan kabel tergelantung di sekitaran area tersebut.

“Saat dilakukan pemeriksaan, di TKP polisi menemukan kabel yang menggelantung kebawah di kebun sengon yang tanahnya berundak-undak/miring,” terang Irwan.

Menurut Irwan, diperkirakan korban GM tersengat listrik ketika dirinya sedang mencari rumput untuk ternaknya.

“Diduga saat korban mencari rumput dan kayu bakar tidak melihat disitu ada kabel listrik yang mengelupas, sehingga tersentuh oleh korban dan meninggal di TKP tanpa ada warga lain yang tahu,” ucap Irwan.

Setelah ditelusuri, arah kabel listrik tersebut tersalur dengan rumah saudara Pak Ila, yang juga merupakan warga Dusun Gading Desa Darsono kecamatan Arjasa, Jember.

Kabel tersebut ditemukan dalam keadaan terkelupas dengan panjang kurang lebih 50 cm yg menggelantung antara tanah didalam kebun sengon.

Dugaan ini juga di benarkan oleh Kapolsek Arjasa Polres jember Iptu Adam, SH. yang mengatakan “hari ini, (20/2/2021) ada kejadian penemuan mayat diduga kuat akibat tersengat aliran listrik dari kabel yang terkelupas di Kecamatan Arjasa jember,” ujar Adam.

Baca Juga  TNI-Polri Gelar Apel Pengamanan Antisipasi Kembali Adanya Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

Setelah kejadian tersebut, keluarga GM menolak dilakukan outopsi terhadap jasad korban GM.

“Pihak keluarga rupanya menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban dan telah merelakan kepergian korban dengan bukti surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga korban,” kata Adam.

Namun, untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban GM disebabkan murni kecelakaan atau dikarenakan ada unsur lain, polisi tetap memeriksa keluarga korban.

“Walaupun demikian kita tetap lakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban, dan saksi-saksi yang melihat dan mengetahui peristiwa tersebut,” pungkas Adam.

Reporter : Im

Foto : Tempat Kejadian Perkara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here