SURABAYA – Jika sebelumnya Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan pengedar sabu di wilayah waru Sidoarjo, pada Kamis, 15 Oktober 2020 pukul 05.30 WIB, satu pria diamankan.

Kali ini Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan kembali pengedar sabu di Jl. Sawentar Pacarkeling Kota Surabaya.

Kali ini, pria yang diamankan dari dalam rumah yang di Jalan Sawentar Pacarkeling itu terlibat kasus narkotika jenis sabu-sabu. Pelakunya berinisial MI (38) warga Jalan Sawentar Pacarkeling Surabaya berdasarkan informasi adalah pengedar jaringan Lapas.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, S.I.K., M.H. mengatakan, informasi yang didapat oleh anggota langsung ditindaklanjuti oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan melakukan penyelidikan di wilayah Surabaya Timur di daerah Jalan Jalan Sawentar Pacarkeling Surabaya.

“Kemudian petugas melakukan penggledahan di didalam rumah pelaku MI dan saat itu petugas berhasil menemukan barang bukti sabu,” sebut Memo, Sabtu (17/10/2020).

Barang bukti itu berupa, (1) poket berisi narkotika jenis sabu,  (3) bendel plastik klip besar, (dua) buah handphone.

Kepada Petugas pelaku MI mengaku bahwa barang bukti berupa narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dari seseorang yang bernama ED yang berada di dalam Lapas Madiun. MI menjadi kurir dengan cara  adu banteng dengan seorang kurir yang bernama  RY ( DPO) di pinggir jalan Sawentar surabaya, selanjutnya di kirimkan ke pemesannya dengan sistem ranjau berdasarkan perintah dari ED.

MI dikendalikan oleh saudara ED (Napi LP Porong) tersebut sudah selama  beberpa bulan dan diupah sebesar Rp 2 juta. Untuk setiap pengambilan dan pengiriman sebanyak 500 gram,” tambah Memo.

Saat ini MI beserta barang bukti dibawa ke Polrestabes Surabaya dan dilakukan penahanan. Dia akan dijerat Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika yang ancamannya penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here