MEMONEWS.TODAY– Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Surabaya ditingkatkan dan saat ini sedang berlangsung hingga 30 Juli mendatang. Segala kegiatan yang bersifat pembatasan aktivitas dan mobilitas ditingkat Mikro, diperketat

Selama pemberlakuan PPKM, di Kota Surabaya, selain Jalan Raya Darmo, Tunjungan dan Jalan Pemuda, Pemkot Surabaya dan Satlantas Polrestabes menambah penutupan beberapa ruas jalan guna mengurangi mobilitas.

Ruas Jalan yang ditutup sebelumnya yakni Jalan Gubernur Suryo sekitar Grahadi, Raya Kertajaya mulai Simpang Darmawangsa hingga Samsat dan Jalan Jemur Handayani. Penutupan aktif sejak tanggal 7 Juli hingga 20 Juli 2021.

Ruas jalan tersebut tutup selama 24 jam dimulai pukul 18.00 setiap harinya. Begitu pula tiga ruas jalan yang lebih dulu ditutup Jalan Raya Darmo, Tunjungan dan Pemuda juga diberlakulan selama 24 jam.

Namun, mulai Jumat (16/7/2021) ada satu ruas jalan yang juga ditutup total oleh Pemkot Surabaya dan Satlantas Polrestabes untuk mengurangi mobilitas warga selama PPKM.

Ruas Jalan yang ditutup yakni Raya Kupang Indah, Surabaya yang akan ditutup setiap harinya mulai pukul 18.00 hingga 05.00 WIB, selama PPKM Darurat.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra membenarkan jika selama penguatan PPKM Mikro Darurat di Kota Surabaya beberapa ruas jalan ditutup total dan yang terbaru petugas melakukan penutupan diruas Jalan Kupang Indah, Surabaya.

“Jalan Kupang Indah, mulai Jumat (16/7/2021) kita lakukan penutupan selama berlakunya PPKM Darurat,” jelas Teddy, Jumat (16/7/2021).

Penutupan ruas jalan itu lanjut Teddy, guna penguatan PPKM Darurat. Dimulai pada pukul 18.00 hingga kosong 05.00 WIB, pagi hari.(*)

Foto : Penutupan ruas jalan di Surabaya saat PPKM.

Baca Juga  Tidak Ada Takbir Keliling, Nekat Akan Ditindak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here