MEMONEWS.TODAY, SURABAYA,
Dengan dalih kesal, tukang becak bernama, Saiful Arif (47) yang tinggal di Jalan Surtikanti Gg. 2 Semampir, Surabaya melakukan penganiayaan di komplek ‘Asrama Janda’ Jalan Sidotopo Kidul No.51, Semampir, Surabaya.

Warga asli Desa Murong Rongdalem, Omben Kabupaten Sampang ini menganiaya korban bernama Hatijah Waber penghuni panti pada, Senin 08 Febuari 2021 sekira pukul 04.00 WIB.

Kejadian penganiayaan ini awalnya diketahui oleh Syaiful (pelapor). Pada saat itu sedang berada didalam rumah kemudian didatangi oleh warga yang memberitahukan jika salah satu penghuni Asrama Janda terkapar bersimbah darah didalam kamar mandi.

kemudian Syaiful mendatangi lokasi dimana korban bernama Hatijah Waber tergeletak dilantai kamar mandi dengan luka diwajah dan darah yang tercecer disekitar kamar mandi.

Korban akhirnya pindahkan keruang tamu untuk dilakukan perawatan sementara sebelum dibawa kerumah sakit.

Tersangka melakukan penganiayaan tersebut dengan alasan karena korban sering menyuruh tersangka dan seringkali memarahinya jika tidak sesuai dengan perintahnya.

Dia (pelaku) juga mengatakan jika ongkosan yang diberikan kepadanya selalu tidak sesuai dengan upah yang seharusnya.

“Hal itu yang membuat tersangka merasa jengkel dan kesal dengan korban sehingga tersangka memukuli korban secara berkali-kali,” sebut Kompol Ariyanto Agus, Kapolsek Semampir, Kamis (11/2/2021).

Lanjut Kapolsek, hasil Introgasi,
tersangka mengaku melakukan penganiayaan pada, Minggu 07 Febuari 2021 sekira pukul 15.30 WIB, didalam kamar mandi korban.

Menurut keterangannya, tersangka melakukan penganiayaan tidak menggunakan alat apapun hanya menggunakan tangan kosong dengan cara memukul ke arah wajah korban yang mengenai pelipis sebelah kanan serta mulut korban secara berulang-ulang.

“Akibat pukulan itu, korban tersungkur ke lantai dan mengalami luka sobek dibagian belakang kepala, serta memar dan lebam disemua bagian wajah korban,” tambah Kapolsek.

Baca Juga  Dirikan Tiang Gantungan Burung, Tiga Tukang ini Kesetrum Listrik

Kemudian setelah korban tidak berdaya, tersangka meninggalkan korban dalam keadaan tergeletak didalam kamar mandi. Atas dasar laporan salah satu warga, pelakunya dapat ditangkap oleh Polisi.

“Korban juga sudah di Visum et Repertum dokter, sebagai barang buktinya. Pelaku kita jerat dengan Pasal 351 KUHPidana,” tutup Kompol Ariyanto Agus.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here