Surabaya – Seorang residivis bobol rumah tentara, kini kakinya ditembak setelah ditangkap polisi.
Penangkapan residivis kambuhan itu setelah aksinya terekam circuit closed television (CCTV) di rumah tentara yang ada di Jalan Medokan Asri Timur.
Tersangka, Sungkono alias Topeng (44), terpaksa diberi tindakan tegas terukur karena berusaha kabur saat ditangkap petugas di rumahnya Desa Karangasem, Kelurahan Banaran, Kecamatan Sambung Macan, Sragen Jateng.

Penangkapan terhadap Sungkono bermula saat kasus pembobolan rumah tentara bernama Mayor Royke Hadrian di Jalan Medokan Asri Timur pada pertengahan November 2020.
Tersangka masuk rumah korban dengan cara mencongkel pintu rumah korban,” ungkap Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana, Selasa (15/12/2020).

Setelah berhasil masuk, tersangka kemudian mencuri HP.
Usai mendapatkan barang yang diincarnya, tersangka melarikan diri dan pulang ke kampungnya.
Polisi yang mendapatkan laporan dari korban, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa circuit closed television (CCTV).

Dari rekaman CCTV, terekam jelas saat pelaku beraksi dan petugas berhasil mengidentifikasinya.
“Selanjutnya, anggota bergerak ke rumahnya di Jateng dan membekuknya.
Kami juga menemukan baju pelaku yang digunakan saat beraksi di rumah korban,” terangnya.

Selanjutnya, pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna pengembangan lebih lanjut dan menjebloskannya ke penjara.
Saat diinterogasi, Sungkono merupakan pemain lama dan sudah dua kali terlibat pembobolan rumah di Jalan Medokan Asri Timur dan Rumah di Jalan Nginden Intan Timur.
Selain itu, ia juga pernah ditahab Polres Sragen atas kasus perjudian.
“Saya juga pernah ditahan di Polres Sragen atas kasus perjudian,” aku kepada petugas.

Baca Juga  Suami Bunuh Istri Hamil 5 Bulan, Mayatnya Disimpan Dalam Kamar Sebelum Dibuang Lahan Kosong

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here