MEMONEWS.TODAY– Dua belas warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan seorang petugas telah terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk memutus penularan kepada warga binaan lainnya, sebanyak 1000 liter cairan disinfektan, Selasa (27/04/21) disemprotkan di Lembaga Permasyarakatan Klas IIA Jember.

Kasus positif virus dari Wuhan, Tiongkok ini bermula dari blok wanita. Napi yang ditempatkan disana sebelumnya sempat mengeluh muntah muntah.

Petugas Lapas kemudian merujuknya ke RSU Dr Soebandi, Jember. dari tes usap diketahui napi tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.
Namun kondisi warga binaan atau napi tersebut saat ini sudah sembuh dan dikembalikan ke dalam Lapas usai menjalani isolasi selama 14 hari.

“Kami disini sudah melakukan penyemprotan secara intensif seminggu sekali, dan Napi yang positif tersebut berasal dari Blok wanita dimana mengeluh muntah muntah dan langsung kami bawa ke rumah sakit,” tutur Yandi Suyandi, Kepala Lembaga Permasyarakatan Klas IIA Jember.

Sebagai bentuk antisipasi, Lapas Jember langsung melakukan test Swab sebanyak 36 orang termasuk petugas dan hasilnya sebanyak 11 narapidana dan 1 petugas dari lapas dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Membantu memutus rantai penularan, Selasa (27/4/2021) siang relawan dari PMI Kabupaten Jember masuk ke dalam Lapas yang dihuni lebih dari 790 jiwa ini.
Mereka melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan yang ada di lapas. Bahkan sebanyak 1000 liter cairan disinfektan disemprotkan khusus untuk lapas.

“Kami siap membantu seluruh stakeholder yang ada di jember, termasuk lapas ini kita bantu melakukan penyemprotan disinfektan. sebanyak 15 relawan PMI kita kerahkan untuk menyemprotkan 15.000 liter cairan,” tegas E.A Zaenal Marzuki, Ketua PMI Jember.

Selain penyemprotan, PMI Jember juga akan memberi vitamin untuk menjaga imunitas masing masing yang ada dilapas terlebih setiap hari banyak keluar masuk kunjungan keluarga narapidana.

Baca Juga  Kangen Istri Sedang Hamil, Pria ini Kabur Dari Penjara Polsek Naik Taksi

“Nanti kami bantu beri vitamin juga apalagi disini banyak keluar masuk masyarakat yang berkunjung,” ujar Zaenal di depan awak media.

Kondisi Lembaga Permasyarakatan klas IIA Jember kini sudah melebihi kapasitas, dari daya tampung 390 orang, kini jumlahnya telah mencapai 790 orang.(eva)

Foto: Penyemprotan disinfektan dj Lapas Kelas II A Jember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here