MEMONEWS.TODAY, PAMEKASAN-
Pelajar sekolah dasar (SD) berusia 9 tahun dibunuh dengan mengunakan pedang sepanjang 108 Cm gegerkan warga Pamekasan Madura.

Tragisnya, bocah berinisial, ATA asal Dusun Ombul Desa Taraban kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan ini dibunuh saat tertidur pulas di rumahnya pada, Minggu, (07/03/2020), pukul 23.45 WIB.

Pelakunya yakni, pria berinisial UA (20) warga Jalan Pahlawan Kelurahan Karang Duak, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep.

Korban ini duduga dibunuh saat kedua orang tuanya berada di ruang tamu, sementara korban sendiri berada dalam kamar. Saat itulah pelaku masuk kedalam rumah korban sambil membawa sebilah pedang.

“Dugaannya, motif pembunuhan tersebut karena pelaku sakit hati kepada orang tua korban, namun pastinya masih didalami oleh petugas Reskrim Polres Pamekasan,” sebut Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo, Senin (8/3/2020).

Pembunuhannya menurut orang tua korban bermula, ketika ibu korban Kuntari (42) keluar rumah untuk memberitahukan kepada bibi pelaku bahwa pelaku mengamuk dan membawa sebilah pedang.

Pada saat Ibu korban kembali ke rumahnya lalu langsung masuk, saat itu juga melihat korban sudah dalam keadaan bersimbah darah dengan posisi telungkup dengan luka pada kepala belakang selebar 1 Cm.

Seketika itu juga Ibu korban langsung berteriak histeris minta tolong kepada para tetangga. Setelah dilakukan penyelidikan dan diketahui pelakunya langsung dilakukan penangkapan.

Kini, pelaku sudah dijebloskan kedalam penjara dan akan dijerat Pasal 340 sub 338 sub 351 ayat 3 KUHP. Ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup.(*)

Foto : Pelaku pembunuhan digiring anggota Polres Pamekasan.

Baca Juga  Jarah Emak Emak, Aksi Jambret Berkaos Tim Bola di Surabaya Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here