MEMONEWS.TODAY, JAKARTA-
Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro berakhir pada, Senin 8 Maret, Pemerintah akan memperpanjang mulai 9 hingga 22 Maret 2021.

Perpanjangan PPKM berskala Mikro tersebut tertuang dalam Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 05 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini diambil setelah PPKM sebelumnya dianggap berhasil oleh Pemerintah, guna melanjutkan trend positif penurunan kasus penularan Covid-19 di Indonesia. Dalam Inmendagri tersebut, tercatat, selain tujuh provinsi di Jawa-Bali yang lebih dahulu diamanatkan untuk melaksanakan.

Mentri Dalam Negri (Mendagri) Tito Karnavian juga menambahkan tiga Provinsi yang juga diwajibkan untuk menerapkan PPKM Mikro, yaitu Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

“Kepada Gubernur pada Provinsi sebagaimana dimaksud dapat menetapkan dan menambahkan prioritas wilayah pembatasan pada masing-masing Kabupaten atau kotanya,” tulis Tito, Minggu (7/3/2021).

Sementara untuk penyediaan anggaran pelaksanaan PPKM Mikro, dapat dilaksanakan melalui perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Tahun Anggaran 2021.

Dengan dikeluarkannya Inmendagri ini, maka akan ada 10 Provinsi yang harus menerapkan PPKM berskala Mikro, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.(*)

Foto : Pelaksanaan PPKM Mikro

Baca Juga  Wanita Cantik Korban Penipuan, Kehilangan Honda Beat Setelah Ditawari Kerjaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here