MEMONEWS.TODAY, JEMBER – Pemerintah Jember melaksakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Ini merupakan bentuk upaya pemerintah Jember dalam menangani pandemi Covid-19 dari tingkat paling bawah, yakni RT.

“Ada 126 RT di tiga kecamatan wilayah kota Jember yang masuk zona kuning,” kata Bupati Jember, Faida.

Adapun 126 RT tersebut, meliputi 42 RT di Kecamatan Kaliwates, 46 RT di Kecamatan Sumbersari, dan 48 RT di Kecamatan Patrang.

Di targetkan sampai tanggal 22 Februari 2021, seluruh wilayah di jember yang masih tergolong zona kuning, akan diupayakan segera menjadi zona hijau.

Oleh sebab itu, untuk wilayah zona kuning akan dipantau setiap harinya. Bahkan lebih dari itu, ketua RT yang daerahnya zona kuning akan diapelkan setiap hari Jum’at.

Menurut Faida, tidak ada wilayah RT yang oranye dan merah.“Saya optimis dengan kepemimpinan ketua RT dan sosialisasi yang masif, masyarakat akan menjaga bersama-sama,” kata Faida.

Suatu RT masuk kategori zona hijau jika tidak ada kasus Covid-19. Namun, jika ada 1 sampai 5 kasus, wilayah itu masuk zona kuning. Jika ditemukan 6-10, maka masuk zona oranye. Sedang zona merah apabila ditemukan kasus lebih dari 10.

Faida juga menjelaskan, tiap zona memiliki perbedaan manajemen. Seperti, zona kuning ada pembatasan kegiatan. Zona oranya mulai ada penutupan tempat ibadah, dan tempat umum, serta pembatasan berkerumun.

Sedangkan zona merah akan ada penutupan tempat ibadah, tempat umum, dan pembatasan berkerumun. Di zona merah juga ditiadakan kegatan masyarakat.

“Tentu saja ini tidak nyaman, karenanya saya mengajak seluruh masyarakat Jember bersama ketua RT masing-masing menjaga wilayahnya jangan sampai bergeser dari kuning ke oranye, apalagi ke merah,” ujar Faida.

Baca Juga  Karyawan Tambak di Banyuwangi Curi Pakan Udang

Faida berpesan, jika terdapat warga yang sakit, diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan.

“Jangan ditunda, karena kalau ditunda bisa menularkan kepada orang-orang terkasih di sekitar kita. Lebih cepat periksa, lebih baik. Gugus tugas akan memfasilitasi seluruh pemeriksaan tracing di zona kuning di seluruh RT di Jember,” kata Faida.

Kemudian, sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Jember memberikan penghargaan kepada Ketua RT yang berhasil mengendalikan wilayahnya terkait pengendalian wabah Covid-19.

Apresiasi tersebut ditandai dengan menyerahkan bendera hijau kepada RT yang wilayahnya bergeser dari kuning menjadi hijau.

“Sebagai apresiasi kepemimpinan para ketua RT dalam menajalankan PPKM di masing-masing wilayahnya,” terang Faida.

Penyerahan bendera dilaksanakan dalam Apel Bersama Forkopimda dalam rangka kesiapan pelaksanaan PPKM Mikro se-Kecamatan Kaliwates pada Jum’at, 12 Februari 2021.

Reporter : M. Imron.

Foto : Apel Bersama Forkopimda dalam rangka kesiapan pelaksanaan PPKM Mikro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here