MEMONEWS.TODAY, BLITAR – Pelaksaan PPKM berbasis mikro, Polres Blitar aktifkan dan optimalkan kampung tanguh di wilayah seluruh desa Di Kabupaten Blitar. Hal ini di lakukan guna meminimalisir pencegahan dan mengantisipasi penyebaran Covid 19 dari RT.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, untuk menjalankan tahap tiga PPKM atau PPKM berbasis mikro. Polres Blitar bersinergi mengoptimalkan dan membentuk lagi kampung tanguh di 248 desa di Kabupaten Blitar. Hal ini di lakukan untuk mencegah dan pengawasan penyebaran covid 19 di tingkat RT.

“Jadi dari 248 desa di Kabupaten Blitar. Saat ini tidak sedikit yang mati suri. Untuk itu untuk PPKM Mikro ini, kami akan optimalkan kembali dengan mengandeng semua elemen mulai dari RT hingga Desa dan TNI Polri Dan Pemerintah daerah,” kata Kapolres Blitar Rabu (10/2/2021).

Leonard menambahkan, selain mengaktifkan kampung tanguh. Polres Blitar juga akan melakukan supervisi terhadap seluruh desa atau kelurahan dengan cara operasi yustisi dengan tujuan untuk kalau ada permasalahan dari bawah bisa langsung segera di selesaikan dengan baik.

“Untuk PPKM Mikro dengan optimalkan kampung tanguh ini, rencanya akan melibatkan lima entitas dalam pelaksanaan kampung tanguh, agar keberlangsungan dan efektivitas fungsinya dapat lebih kuat serta hasil penekanan angka penyebaran covid 19 bisa di tekankan dari bawah,” ujarnya

Dijelaskan leo, lima entitas yang terlibat dalam pengadaan kampung tanguh tersebut yaitu antara lain, Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh Masyarakat, PKK, Pebdamping, Pemuda, dan tenaga kesehatan.

“Lima entitas itu harus siap dan mampu untuk melakukan penekanan penyebaran covid 19.antara lain peranya harus semangat untuk melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat mulai dari bawah,” pungkasnya

Baca Juga  Walikota Blitar Bernyanyi Acara Tasyakuran, Diduga Tak Terapkan Protokol Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here