MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Terdapat puluhan rumah hiburan umum (RHU) atau cafe ditindak oleh Polrestabes Surabaya selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di kota Surabaya.

Sedikitnya ada 33 cafe yang dipaksa tutup karena dinilai melanggar protokol kesehatan. Semua cafe itu tersebar diseluruh wilayah jajaran Polsek, Polrestabes Surabaya.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengungkapkan, selama pelaksanaan PPKM mulai tanggal 11 hingga 18 Januari 2021, ada sebanyak 33 cafe yang dilakukan penindakan bersama Satpol PP Kota Surabaya karena melanggar Perwali.

“Jika sudah dilakukan penutupan namun tetap membandel, tidak menutup kemungkinan akan kami kenakan pidana,” sebut AKBP Hartoyo Kamis (21/1/2021).

Penindakan terhadap tempat hiburan itu akan terus dilakukan sesuai prosedur Perwali Nomor 67 tahun 2020 dan perubahan Perwali No. 02 RHU tidak boleh buka, selama Pandemi.

Sedangkan yang boleh buka, yakni kafe, restoran. Meskipun kafe dan restauran diperbolehkan buka, Hartoyo mengatakan tetap ada syarat dan ketentuannya, yakni 25 persen dari kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Petugas akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, juga penindakan,” tambah Hartoyo.

Mantan Kapolres Sumedang ini mencontohkan di restauran dan kafe didalam ada 12 kursi, jika sesuai ketentuan 25 persen berarti 3 kursi. Kemudian yang 9 kursi diminta untuk melipatnya dan menyimpan.

Pada restauran dan kafe jika hanya sekadar di silang-silang, manakala ada orang datang dia pasti duduk, meskipun ada tanda silangnya kecuali kepedulian prokes tinggi.

Penindakan terhadap RHU akan dilakukan setiap hari, baik perorangan maupun pelaku usaha sesuai dengan Perwali Nomor 67 tahun 2020, di kena denda administratif.

Sekedar diketahui, hingga saat ini di Jawa Timur terhitung jumlah pelanggar yang mendapatkan sanksi teguran lisan sebanyak 772.844 orang, dan teguran secara tertulis sebanyak 185.642 orang.

Baca Juga  Area Kos Simo Gunung Kramat Geger, Salah Satu Kamar Diobok Obok Polisi

Sedangkan untuk denda administrasi sebanyak 4.675 orang, dan nilai denda mencapai Rp 299. 683. 000 (dua ratus sembilan puluh sembilan juta enam ratus delapan puluh tiga ribu rupiah). Selain itu juga ada KTP dan paspor yang disita sebanyak 36.140.(*)

Reporter : Eko

Teks : Petugas menutup salah satu Cafe di Surabaya Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here