MEMONEWS.TODAY, SURABAYA, Adanya berita tidak benar atau Hoax yang tersebar di media sosial (Medsos) terkait dengan meninggalnya Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi, Kebomas Kabupaten Gresik karena Vaksin dan diketahui Hoax langsung diselidiki Polisi.

Hasil dari penyelidikan yang dilakukan Polda Jatim dan Polres Gresik membuahkan hasil. Terduga pelaku penyebar hoax itu terendus dan diketahui merupakan seorang Narapidana dan saat ini mendekam dalam penjara .

Pelakunya dapat diketahui keberadaanya, Rabu (20/1/2021), dan diketahui bernama, Tri Setyo (43) warga Griya Samudera Asri Blok F Taman Sidoarjo.

Diamankannya ataupun diketahui keberadaan pelaku penyebar hoax tersebut dibenarkan oleh Kabid humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada media ini.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan jika setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas gabungan, keberadaan pelaku dapat diketahui dan ternyata berada dalam satu Lapas di Sidoarjo.

“Benar, pelakunya sudah diketahui dan saat ini tengah menjalani hukuman apa kasus sebelumnya,” sebut Kombes Pol Gatot, Rabu (20/1/2021).

Kabid Humas Polda Jawa Timur juga mengatakan, jika pelaku sebelumnya terlibat kasus pembunuhan dan telah divonis oleh pengadilan dengan dijatuhi hukuman selama seumur hidup. Saat ini penyidik sedang berkordinasi dengan petugas Lapas guna penyidikan kasus ini.

Diketahui pada, pada Senin tanggal 18 Januari 2021 penyidik Polres Gresik melakukan kegiatan
penyelidikan berdsarkan informasi yang diterima terkait beredarnya berita bohong (hoax).

Sehari setelahnya, penyidik SatReskrim Polres Gresik dan Tim Siber Polri melakukan kegiatan penyelidikan terkait perkara tersebut dengan hasil mengamankan satu orang saksi yang bernama Imam Kanawi alias Jibril yang mengetahui terkait asal-usul beredarnya berita bohong tersebut.

Dari beberapa keterangan saksi dan barang bukti yang sudah ada , SatReskrim Polres Gresik dan Tim Siber Polri berhasil mengankan terduga tersangka perkara
penyebaran berita bohong Hoax meninggalnya Danramil dan Kasdim 0817 Gresik setelah disuntik vaksin tersebut.

Baca Juga  Dewan Bangkalan Minta RS Swasta ini Tutup, Ada Dugaan Mal Praktik

Maksud dan tujuan tersangka melakukan perbuatan tersebut hanya mengingatkan kepada teman yang ada dalam Group bahwa agar hati-hati akan bahaya vaksin

Tersangka bisa menggunakkan handphone di dalam Lapas dengan cara diselundupkan secara diam -diam sampai dengan saat ini.

Diberitakan sebelumnya, Adanya berita tidak benar atau Hoax yang tersebar di media sosial (Medsos) terkait dengan meninggalnya Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi, Kebomas Kabupaten Gresik karena Vaksin. Yang diberitakan bahwa meninggal setelah disuntik Vaksin Covid-19, bahwa berita tersebut tidak benar.

Menurut Kolonel Imam Hariadi Kapendam Kodam V Brawijaya menyebutkan, bahwa berita yang tersebar itu tidak benar dan itu berita hoax.

Bahwa yang meninggal itu adalah Danramil Kebomas, Mayor Gator, namun meninggalnya karena sakit lambung yang diderita oleh yang bersangkutan. Dan bukan karena Vaksin Covid-19.

“Berita yang beredar di Grup Media Sosial (Whatshapp) bahwa Kasdim 0817 meninggal itu tidak benar, dan itu berita hoax,” kata Kapendam Kodam V Beawijaya, Senin (18/01/2021).(*)

Reporter : Eko

Teks : Kabid Humas Polda Jatim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here