MEMONEWS.TODAY, SURABAYA – Teguh Wahono (44), diringkus anggota Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Warga Jalan Ngagel Rejo ini ditangkap karena diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

Pria gondrong ini dibekuk lantaran adanya informasi yang masuk dan didengar oleh anggota Polisi jika dia kerap menjual barang haram.

Begitu diamankan, petugas lantas menggeledah sakunya, dan ditemukan 9 poket sabu-sabu dengan total seberat 3,34 gram yang diakui miliknya.

Tidak berhenti sampai di sini, petugas kemudian menyuruh tersangka untuk menunjukkan barang bukti lain di dalam rumahnya.

Alhasil, petugas kembali menemukan barang bukti tambahan yaitu 1 buah timbangan elektrik, 1 buah ATM BCA, 2 bendel plastic klip kosong, uang tunai sebesar Rp. 78.000 dan 1 HP merek Samsung A71 warna hitam.

“Tersangkanya kini sudah kami jebloskan ke tahanan,” tegas Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Jumat (12/2/2021).

Lanjut Memo, penangkapan peredaran narkoba yang dilakukan tersangka, tidak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi ke anggota di lapangan lalu dilanjutkan dengan penyelidikan.

“Anggota lantas menyamar sebagai pembeli (under cover buy). Ternyata strategi ini berhasil, tersangka tidak tahu bila yang membeli adalah polisi,” tambah Memo.

Penyamaran pertama berhasil, anggota lantas transaksi kembali dengan tersangka. Kali ini membuat Teguh tidak berkutik karena yang membeli adalah polisi yang menyamar.

Teguh mengakui, bahwa baru beberapa bulan menjadi pengedar sabu dan berdasarkan informasi yang didapat polisi, tersangka menjual barang haram itu Rp 200 ribu per poket.

“Saya pesannya melalui HP lalu barang dikirim di suatu tempat atau ranjau,” jelas Teguh. (*)

Foto : Tersangka Teguh Wahono

Baca Juga  3 Anak Anak Dibekuk Bersama Puluhan Pelaku Lain di Polsek Jambangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here