MEMONEWS.TODAY, SURABAYA – Dengan dalih karena kena PHK serta dampak dari wabah Covid-19, seorang pria asal Sidoarjo nekat jajakan secara online anak dibawah umur (ABG) untuk melayani pria hidung belang.

Dalam menjalankan bisnis esek-esek ini, pelaku menyewa tempat di salah satu apartemen diwilayah Jalan Kyai Abdul Karim, Rungkut Menanggal, Surabaya.

Tersangka yakni Nizar Safiq (18), warga Jalan Anusanata Gedangan, Sidoarjo. Polisi Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya membekuknya setelah melakukan eksploitasi ekonomi atau seksual anak.

Salah satu korban yang dijual pelaku ini adalah AA yang masih berusia 14 tahun warga Sidoarjo.

Kepada polisi usai dibekuk pada, Minggu 7 Februari 2021, pukul 19.00 WIB, pelaku mengaku jika aksi itu dilakukannya setelah tersangka di PHK dari pekerjaannya karena tempat kerjanya terdampak pandemi Covid-19.

Selanjutnya, untuk mencari tambahan penghasilan, tersangka kemudian mendapatkan informasi bahwa ada anak yang bisa dipekerjakan.

Kemudian pelaku ini bertemu dengan korban pada hari Jumat 5 Februari 2021. Tersangka berkomunikasi dengan korban dan menawarkan korban untuk dicarikan tamu dengan tarif Rp. 350 ribu.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Fauzy Pratama membenarkan dibekuknya pelaku tindak pidana perdagangan orang ini.

“Iya, pelakunya sudah kita amankan setelah ada informasi dan keterangan dari beberapa saksi,” kata Fauzy Pratama, Selasa (16/2/2021).

Setelah bertemu korban, lanjut Fauzy, kemudian tersangka mencarikan tamu dengan membuka grup di Facebook dengan nama ‘Pasar Baru Lendir Online Surabaya’, yang mana tersangka komentar di halaman grup tersebut.

Dan jika ada tamu atau orang yang tertarik, maka pelaku akan mengajaknya untuk chat WA dengan tersangka.

Selanjutnya tersangka menawarkan korban dengan tarif Rp. 650 ribu, pembagiannya korban Rp. 350 ribu, sewa kamar Rp. 150 ribu dan keuntungan tersangka Rp. 150 ribu.

Baca Juga  Kota Surabaya Kembali Terapkan Physical Distancing

“Dari pelaku kita amankan juga 1 buah HP merk Samsung warna hitam dan uang tunai Rp. 650 ribu,” tutup Iptu Fauzy. (*)

Foto : Pelaku yang diamankan karena jual anak dibawah umur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here