MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap dua, nantinya aparat gabungan TNI, Polri dan jajaran dari Pemprov Jatim akan rutin melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Saat ini sudah tidak ada lagi sosialisasi dan jika ditemukan pelanggar, maka langsung dilakukan tindakan tegas dengan diberikan denda hingga mencabut izin usah yang masih nekat buka di jam yang sudah ditentukan oleh pemerintah provinsi Jatim.

Hal tersebut diungkap oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta saat menghadiri Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Tegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Lapangan Makodam V Brawijaya, Minggu (31/1/2021).

Tindakan tegas ini dilakukan guna mengurangi kerumunan, sehingga angka positif Covid-19 bisa ditekan.

“Untuk menerapkan PPKM, nantinya kita akan sedikit tegas dengan langsung berikan denda kepada pelanggar. Dan bagi tempat usaha jika masih nekat di jam yang sudah ditentukan, maka kita akan cabut izin usahannya,” sebut Nico Afinta.

Lanjut Nico, Polda Jatim bersama Pangdam V Brawijaya siap mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan.

“Polda jatim dan Kodam V Brawijaya siap mendukung program pemerintah provinsi dalam penegakan disiplin prokes,” tambahnya.

Selain itu terkait dengan Vaksinasi, masyarakat sendiri diharapkan jangan ragu untuk di vaksin dan masyarakat bisa mendukung langkah Pemerintah Pusat.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, saat memimpin Apel Gelar memyebut, kasus Covid-19 di awal tahun 2021 meningkat cukup tajam bahkan Indonesia mencapai 1 juta kasus lebih tertinggi di wilayah Asia Tenggara.

Sementara itu di Jawa Timur sendiri dalam penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), selama tiga minggu, angka positif Covid-19 masih bertahan di angka 800 sampai 1.000 dan tingkat kesediaan tempat tidur di Rumah Sakit Rujukan pasien Covid-19 relatif menurun.

Baca Juga  Terima Uang Gadai Mobil Rental Puluhan Juta, Pria di Surabaya Dipenjara

“Meski kasus Covid-19 di Indonesia tinggi, khusus di jatim justru alami penurunan. Sehingga masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Selain Kapolda dan Pangdam hadir pula dalam Apel Gelar Pasukan ini diantaranya, Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G Sudihartawan.(*)

Foto : Apel Gelar Pasukan di Kodam V Brawijaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here