MEMONEWS.TODAY, JEMBER– Lima orang pengrajin anyaman bambu asal Dusun Ampo, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, dapat menjual kerajinannya hingga keluar daerah.

Para pengrajin dapat memproduksi anyaman bambu untuk alat rumah tangga, berupa tempat nasi dan perabotan lainnya yang sejatinya masih prospektif.

Meski eksistensi anyaman bambu mulai berkurang, namun jumlah permintaan pasar masih cukup besar.

Biasanya, satu orang pengrajin saja dapat menjual lebih lebih dari 200 tempat nasi, kalluh atau wadah sayuran, dan kesseh atau tempat sayuran berbentuk kubus.

“Bahkan, kadang bisa satu pikap untuk distribusi ke daerah lain,” ujar Agus, salah seorang pengrajin berusia 46 tahun.

Dari tangannya, Agus bisa menjual hasil kerajinan ke beberapa daerah seperti Bali, Banyuwangi, Situbondo, dan Pasuruan. Namun permintaan paling banyak datang dari Bali dan Banyuwangi.

“Dua daerah ini nyaris tidak pernah absen memesan dengan jumlah besar. Cuma pas pandemi, pesanannya menurun. Yang biasanya ngambil satu pikap untuk di Bali, jadinya banyak,” kata Agus.

Namun, untuk wilayah Jember permintaan produk ayaman bambu justru tidak begitu banyak. Permintaannya hanya meliputi Pasar Ambulu, Kencong, dan Balung.

Selebihnya permintaan datang dari masyarakat setempat, yang menjual dengan sistem keliling dari satu tempat ke tempat lain.

Menurut keterangan sekretaris Desa Dukuhmencek, Budhiharto, selama ini pengrajin masih melakukan pemasaran secara konvensional, dikarenakan belum ada edukasi mengenai teknik pemasaran.

“Beberapa pelatihan (tentang pemasaran produk) sudah pernah ada. Tapi tidak berkelanjutan,” tutur Budhiharto.

Menurut Budhiharto, keberadaan pengrajin anyaman bambu di desanya memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk desa pariwisata dengan kearifan lokal.

“Dulu pernah kami melakukan pameran, dan laris. Nah, jika ada perhatian dari dinas terkait, maka dapat meningkatkan omzet produksi masyarakat,” pungkas Bdhiharto.(*)

Baca Juga  Pria ini Terancam Hukuman Mati, Bunuh Pelajar SD di Pamekasan

Repoter: Im

Foto: Pengrajin Anyaman Bambu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here