MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Kasus penganiayaan yang menimpa penggali kubur makam Keputih Surabaya, diungkap Unit Reskrim Polsek Sukolilo, satu pelakunya berhasil dibekuk.

Pelaku yang ditangkap itu diketahui bernama, Bagus (28) yang juga penggali makam warga Jalan Medokan Semampir Gg. V Surabaya.

Pelaku ini saat itu memukul korban
Susarmono dengan menggunakan bambu mengenai, mata dan punggung korban hingga luka parah.

Setelah korban melapor ke Polsek Sukolilo, 16 Januari 2021 pukul 16.30 WIB, langsung ditindaklanjuti dan pelaku Agus dibekuk.

Kapolsek Sukolilo Kompol Subiyantana didampingi Kanit Reskrim Iptu Zainul Abidin mengungkapkan jika, pelaku dan korban berprofesi sebagai pekerja penggali makam di TPU Keputih.

Saat kejadian, korban bersama saksi sedang bekerja mengangkat batu dan pasir, tiba-tiba gerobaknya dipinjam oleh pelaku. “Karena saksi dan korban juga masih bekerja serta membutuhkan gerobak merasa keberatan saat dipinjam,” sebut Subiyanta, Sabtu (23/1/2021).

Dugaanya, karena korban keberatan, kemudian pelaku tidak terima dan salah satu pelaku langsung memukul saksi Arif akhirnya dilerai oleh korban Susarmono.

Namun ternyata korban malah langsung di pukul dengan bambu mengenai punggung dan bagian mata sebelah kanan oleh Bagus.

Dengan kejadian ini korban dan saksi langsung melaporkan ke Polsek Sukolilo kemudian Opsnal merespon cepat laporan tersebut dengan melakukan penangkapan.

“Pelaku dibekuk dalam kamas kost dan langsung dibawa ke Mapolsek,” tutup Kaposek Sukolilo.(*)

Teks : Pelaku tengah diapit Kapolsek dan Kanit Sukolilo

Baca Juga  Kaki Tangan Napi Lapas Porong Ditangkap Polsek Gayungan Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here