MEMONEWS.TODAY– Dua warga masyarakat di Sampang, pelanggar protokol kesehatan mulai di sidang Tipiring (Tindak Pidana Ringan) terkait protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19di PN Sampang.

Dua orang itu adalah, Norul dan Agus Haryanto menjalani sidang Tipiring pada, Senin (19/07/2021) karena melanggar pasal 7 Peraturan Bupati (Perbup) Sampang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dan Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sampang.

Diketahui, dua orang ini terlibat pagelaran orkes melayu (Dangdut) yang diselenggarakan dalam pernikahan di Dusun Bates Desa Taddan Kecamatan Camplong Sampang – Madura, Minggu (18/07/2021).

Sidang yang dipimpin hakim tunggal Syivia Nanda Putri SH menjatuhkan hukuman sanksi denda Rp 1 juta kepada Norul sebagai tuan rumah pernikahan dan Agus Haryanto selaku pemilik orkes melayu dan kedua orang tersebut juga dibebani biaya sidang masing-masing Rp. 2.500.

Kapolres Sampang AKBP ABdul Hafidz menyayangkan kejadian pertunjukan orkes melayu saat pernikahan warga di Desa Taddan Kecamatan Camplong itu.

Polres Sampang khususnya satuan Intelkam sudah di perintahkan tidak mengeluarkan surat ijin keramaian yang mendatangkan kerumunan massa termasuk acara pernikahan.

“Hal tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang,” jelas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, Senin (19/7/2021).

Abdul Hafidz juga menjelaskan, bahwa kegiatan preventif atau pencegahan sudah dilaksanakan oleh Polres Sampang dengan bekerja sama dengan Kodim 0828 Sampang dan Pemkab Sampang.

Tindakan Preventif itu dengan tujuan agar masyarakat Kabupaten Sampang patuh dan taat protokol kesehatan untuk penanggulangan Pandemi Covid-19 di kota bahari.

TNI-POLRI dan Pemkab Sampang mulai awal Pandemi Covid-19 sudah melakukan kegiatan himbauan kepatuhan protokol kesehatan melalui himbauan langsung kepada masyarakat, pembuatan meme prokes yang diviralkan di media sosial, pemasangan spanduk himbauan protokol kesehatan di tempat-tempat publik dan pemasangan video prokes yang ditayangkan di video tron Monumen Sampang.

Baca Juga  Pintu Masuk Perbatasan Jatim Ditutup Hingga 20 Juli

“Hal itu agar masyarakat Kabupaten Sampang paham dan mengerti pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” tambah Kapolres.

Dengan kejadian itu, Polres Sampang dengan dukungan penuh dari Kodim 0828 Sampang, Pemkab Sampang dan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sampang akan meningkatkan pengawasan dan patroli terhadap masyarakat tentang pendisplinan protokol kesehatan dalam PPKM Darurat.

“TNI-POLRI, Pemkab Sampang dan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Sampang akan menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan agar timbul efek jera. Keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi dengan kata lain setiap pelanggar yang berpotensi mempengaruhi keselamatan masyarakat akan kami tindak tegas” pungkas Kapolres.(*)

Foto : Sidang pelanggar Prokes di Sampang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here