MEMONEWS.TODAY-.Putu Aribawa (28), warga Driyorejo Gresik pembuat video viral dengan megatakan goblok pakai masker, juga mengungkapkan merasa takut jika anaknya kena covid-19, walaupun dirinya masih abu-abu ketika ditanya tentang bahaya covid.

Putu sendiri diamankan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, kepolisian dan petugas keamanan Supermall Pakuwon Trade Center (PTC).

Kendati, warga Driyorejo, Gresik itu sempat mengenakan masker saat hendak memasuki mall kemudian melepasnya saat berada di dalam, namun hal itu tak dibenarkan.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pemakaian masker harus terus dilakukan selama berada di area publik.

Petugas melakukan penindakan kendati pihak kepolisian menyerahkan kasus itu kepada Satgas Covid-19 Kota Surabaya untuk diproses lebih lanjut. Meskipun, pelaku hanya diganjar sanksi sosial, denda administrasi, dan permintaan maaf.

“Jadi, dari teman-teman polisi menyerahkan kepada Satgas Covid-19. Setelah kami pelajari melanggar protokol kesehatan (prokes). Dari video yang kami lihat, dia pertama gak memakai masker dia termasuk adik dan anaknya. Dari video itu, mengolok-olok orang memakai masker ‘orang goblok dan tolol’, memang tidak ada ajakan, tapi bisa menimbulkan provokatif,” jelas Eddy, Rabu (5/5/2021).

Eddy menjelaskan, perbuatan yang dilakukan Putu ada unsur menafikkan kebaradaan Satgas Covid-19. Menurutnya, kepatuhan masyarakat menjadi kebiasaan normal baru, menjadi sesuatu yang tidak dibenarkan. Sehingga, dapat menyingung perasaan masyarakat yang sudah menjaganya.

Oleh karena itu, sanksi denda administrasi, sanski sosial berupa kerja sosial 1x24jam untuk pelanggar prokes, hingga meminta maaf secara terbuka dirasa cukup untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Bahkan, tak menutup kemungkinan pelaku yang melakukan hal serupa, akan memperoleh sanksi yang lebih berat, sesuai dengan tingkat dan jumlah pelanggaran yang dilakukan.

Baca Juga  Mobil Sisuka Polres Tulungagung Diluncurkan Guna Mengurangi Antrian Pembuatan SIM

“Ketika nanti (pelaku) melakukan pelanggaran lagi, akan kami akumulasikan dan rakorkan (rapat koordinasi) ke tim Satgas Covid-19. Tapi, harapan kami dia tidak mengulangi lagi,” ujarnya.

Putu sendiri terlihat kooperatif, dia tak melarikan diri dan mengakui kesalahannya didepan khalayak dan menerima sanksi yang siap dilakoni di Liponsos Keputih, Kota Surabaya.(*)

Foto : Pembuat video yang viral didampingi Kasat Reskrim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here