MEMONEWS.TODAY, JEMBER- Puluhan ribu bantuan pelampung untuk nelayan mangkrak di gudang Aula Guru Joko Tole Pemkab Jember. Pelampung tersebut merupakan program Bupati Faida yang belum didistribusikan hingga saat ini.

Pelampung tersebut masih terbungkus plastik dan tertata rapi hingga memenuhi bangunan gudang. Di bagian punggung pelampung terdapat foto Bupati Jember Faida dan Muqiet Arief.

Temuan lebih dari 39.000 pelampung ini menjadi pertanyaan anggota Komisi DPRD Jember. Mereka menduga ada yang tidak beres dari program tersebut.

Diantarnya adalah jumlah nelayan di Jember tidak sebanyak itu. Kemudian kualitas pelampung juga berbeda-beda. Ada yang tebal dan ada yang tipis.

Dengan temuan ini, Komisi B DPRD Jember berharap ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pembelian pelampung tersebut.

“Ini aneh, bupatinya sudah ganti, tapi pelampung masih numpuk dan ada gambar bupati lama. Jumlahnya 39.405 pelampung,” kata Anggota Komisi B DPRD Jember, David Handoko Seto, Jumat (19/3/2021).

“Temuan ini setidaknya menjadi rujukan bagi BPK dari kemungkinan adanya unsur penyelewengan,” imbuh David.

Hal ini juga dibenarkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Tigo Dewanto. Menurutnya, pengadaan pelampung dilakukan akhir 2018 dan baru diserahterimakan kepada Dinas Perikanan pada 2019.

“Setelah diterima dinas perikanan tidak segera disalurkan, karena ada permintaan dari atasan (Bupati Faida) saat itu, untuk membranding gambar Bupati dan Wabup,” tutup Tigo.

Reporter: Im

Foto: Pelampung yang belum didistribusikan

Baca Juga  Kades Dilaporkan Warganya, BPD: Tunggu Pemeriksaan Kejari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here