MEMONEWS.TODAY– Beraksi lebih dari 15 tempat kejadian perkara, pelaku pecah kaca dibekuk oleh Ditreskrimum Polda Jatim. Kelompok ini berkerja secara terorganisir dan berbagi peran dengan cara memecahkan kaca mobil dengan menggunakan busi kendaraan bermotor.

Tiga dari enam pelaku yang ditangkap adalah, ASB (31) asal Dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Resongo, Kuripan Probolinggo, NM (19) asal Desa Menyono Kec. Kuripan, Probolinggo dan A (35) asal Desa Menyono Kecamatan Kuripan, Probolinggo.

Aksi mereka salah satunya pada, Senin 23 November 2020, sekira jam 15.30 WIB, korban yang saat itu keluar dari Bank dan hendak pulang kerumah di daerah Wonomerto, Probolinggo. Dalam perjalanan korban ini mampir ke minimarket Basmalah di Jalan Raya Sukapura, Probolinggo dan memarkir kendaraannya di parkiran minimarket tersebut dalam keadaan terkunci.

Setelah itu korban masuk ke dalam minimarket untuk berbelanja, selang beberapa waktu alarm dari kendaraan berbunyi namun korban tidak menghiraukan, dan saat keluar dan menuju kendaraannya dan mendapati tas milliknya yang diletakkan dalam kendaraannya sudah tidak ada.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, ini adalah keberhasilan dari Direktorat Kriminal Umum Polda Jatim dalam mengungkap sindikat curat dengan modus memecahkan kaca mobil.

“Dari keseluruhan korbannya, total kerugiannya hampir satu miliar rupiah dari 15 TKP yang ada di 9 wilayah hukum Polda Jatim,” kata Gatot, Selasa (27/4/2021).

Beberapa lokasi atau TKPnya yakni di Probolinggo, Bondowoso, Bojonegara, Lumajang dan di Pasuruan. Ke tiga pelakunya adalah warga dari Kabupaten Probolinggo dan dengan memecahkan kaca kendaraan yang sudah diincar pelaku dengan menggunakan busi kendaraan bermotor.

Kelompok ini kebanyakan mengincar mobil yang ditinggal oleh pemiliknya belanja ditoko seperti Indomart juga Alfa mart dan sejenisnya yang biasanya ada dipinggir jalan raya.

Baca Juga  Arteria Dahlan Center : Usut Pembunuhan Pemilik Toko Di Blitar

“Dari 15 TKP itu diketahui ada 3 pelaku yang ditangkap dan 6 lainnya masih buron,” tambah Kombes Gatot.

Barang bukti yang diamankan, tas slempang warna Hitam milik korban berisi SIM, STNK, KTP, sepeda motor Suzuki Satria FU Nopol warna merah N 4945 PH, sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam Nopol N 2021 MI, sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol N-2807-MC.

Sepeda motor Yamaha Scorpion Nopol G-6656-JL, sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam Nopol N-4082-SK, sepeda motor Yamaha NMAX wana hitam Nopol N-4497-QV, Uang tunai Rp. 1.500.000, 2 ATM Bank, dan 9 HP.

Ketiganya kini sudah mendekam dalam penjara dan akan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. “Ketiga pelaku tersebut merupakan sindikat curat yang sudah cukup professional dalam menjalankan aksinya yang sudah dimulai sejak tahun 2019 sampai tahun 2021,” tutup Gatot.(*)

Foto : Kabid Humas pamerkan tiga pelaku curas yang diamankan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here