MEMONEWS.TODAY- Antisipasi adanya lonjakan Covid 19 khususnya di Lapas Kelas II A Jember, Direktorat Jendral telah perintahkan PLT Kalapas Jember untuk mengkordinasikan dengan Dinas Kesehatan Jember supaya melakukan vaksinasi di dalam Lapas.

Berjumlah 896 orang napi yang berada didalam lapas, namun sayangnya tidak bisa semua ikut di vaksin hari ini, senin (19/07/21).

PLT Kalapas Sarwito menjelaskan, warga binaan yang bisa divaksin cukup menunjukan identitas diri.
” Khusus napi yang bisa di vaksin harus menunjukan KTP atau NIK, hanya 156 napi yang memiliki atau membawa KTP, karena Dinkes puskesmas Patrang kebetulan hari ini bertugas meminta data NIK, ” ujarnya Sawito yang juga menjabat Kalapas Bondowoso itu.

“Untuk napi yang belum vaksin kami akan minta KTP nya dari keluarga,” lanjutnya.

Jumlah warga yang terpapar covid 19 di Jember memang mengalami lonjakan yang signifikan, maka dari Sarwito sebagai PLT Kalapas akan mengajukan kepada dinkes supaya seluruh napi bisa di vaksin.

Begitu pula keterangan Dr. Diana yang menyatakan, ” Kebijakan adanya Vaksinasi dengan memberikan NIK adalah suatu kewajiban yang menjadi kendala kami saat ini, ” tandasnya.(eva)

Foto : Warga Binaan saat mendapatkan vaksin.

Baca Juga  5 Langkah dari Rumah, Pria Ngagel Diciduk Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here