MONEWS.TODAY, SURABAYA-Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kegiatan pendisplinan terus ditingkatkan, bahkan akan diperpanjang kembali.

Petugas tiga pilar terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19.

Kegiatan razia masker dilakukan diberbagai berbagai pasar di wilayah Surabaya guna mengetahui aktivitas penjual dan pedagang apakah patuh protokol atau tidak.

Bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker, untuk yang usia dewasa langsung dilakukan penindakan perubah penilangan KTP dan langsung membayar denda administratif Rp 150 ribu ke bank yang telah ditentukan. Sedangkan yang masih berstatus pelajar diberikan saksi berupa push up.

“Saya lupa pak, tadi mau beli tapi tidak ada,” kata pelajar tersebut saat ditanya petugas di Pasar Kendangsari Surabaya, Jumat (22/1/2021).

Setelah diberi arahan oleh petugas Polisi, TNI dan Satpol PP. Akhirnya pelajar tersebut diberikan masker oleh petugas dan diimbau agar bersama-sama mengingatkan protokol kesehatan kepada teman-temannya.

“Tiga pikar setiap harinya berkeliling di tiga tempat, mengantisipasi warga dilingkungan pasar, begitu juga di Jalan raya depan pasar terus dirazia. Harapannya masyarakat semakin tertib dan tidak ada kluster pasar dan semua pengedara diharapkan menggunakan masker demi keselamat masing-masing,” jelas Kompol Kristyan Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Jumat (22/1/2021).

Kegiatan yang sama juga dilakukan oleh Polsek Benowo bersama tiga pilar yang menggelar operasi yustisi di Pasar Bandarejo. Sebanyak lima pelanggar yang tidak menggunakan masker dikenakan tilang dan denda admistratif sebesar Rp 150 ribu.

“Petugas gabungan akan terus melakukan operasi yustisi setiap hari dan juga sosialisasi protokol kesehatan,” sebut Kompol Hakim.

Hakim menambahkan, dengan giat razia yustisi ini, tujuanya yakni mendisplinkan warga agar patuh terhadap protokol kesehatan dalam masa PPKM ini.(*)

Baca Juga  Warga di Surabaya Hajar Maling Motor Hingga Bonyok

Reporter : Eko
Teks : Warga terjarin razia masker

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here