MEMONEWS.TODAY– Setelah menerima laporan dari warga dalam massa PPKM Darurat, Selasa 13 Juli 2021, pada pukul 20.30 WIB, Polsek Pabean Cantikan membubarkan Warung atau Kafe yang dipakai untuk tempat mabuk-mabukan.

Warung itu bernama, Warung Khas Flotim di Jalan Kalimas Baru Surabaya. Petugas gabungan Polisi dan Satpol PP langsung melakukan pemeriksaan jika ditempat itu sering digunakan sebagai tempat mabuk diiringi musik.

“Info yang didapat, saat petugas tiba dilokasi kegiatan tersebut memang ada,” kata Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Kadek Oka Suparta, Rabu (14/7/2021).

Lanjutnya, Anggota Patroli bersama SatPol PP akhirnya membubarkan serta memberikan pengertian bahwa sekarang merupakan PPKM Darurat, usaha ataupun tempat hiburan harus tutup untuk memutus penyebaran virus Covid -19.

Selain mengimbau agar tutup, petugas juga mengamankan 9 orang yang saat itu berada dilokasi. Bukan hanya itu, 36 botol bir, terdiri 32 botol bir yang sudah kosong dan 4 botol bir masih utuh diamankan.

“Ke 9 orang tersebut diberi sanksi, 8 orang disita KTP dan harus membayar denda 150 ribu rupiah,” tambah Kapolsek Pabean Cantikan.

Sedangkan 1 orang lainnya yang merupakan pemilik warung disita KTP dan membayar denda sebesar 500 ribu rupiah. Semua denda di transfer melalui Bank.

Foto : Sembilan orang yang terjaring operasi PPKM.

Baca Juga  Tabur Bunga di Area on Eternal Patrol KRI Nanggala-402

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here