Surabaya – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar giat bersama simulasi pemungutan dan perhitungan suara dengan protokol kesehatan yang ketat, di halaman Mapolrestabes Surabaya, Minggu (29/11/2020).

Kegiatan simulasi tersebut melibatkan PPK maupun PPS sebagai pemerannya, dan BPK berperan sebagai penyandang disabilitas. Dilakukan persis nyatanya, mulai dari strelisisasi TPS, hingga pemilih datang untuk melakukan pencoblosan dibilik suara yang telah disediakan.

Komisioner KPU Kota Surabaya, Soeprayitno atau akrab disapa Pak Nano mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolretabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir., S.I.K., M.T.C.P., dan Kapolres KP3 Tanjung Perak., AKBP Ganis Setyaningrum yang telah membantu menyukseskan kegiatan simulasi ini.

“Kami KPU Kota Surabaya berterima kasih pada Kapolrestabes Surabaya dan Ibu Kapolres KP3 Tanjung Perak, yang sudah menyediakan tempat dan waktunya dalam rangka kami menggelar simulasi pungut hitung di 5184 TPS dengan menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Pak Nano.

Pak Nano juga menjelaskan tujuan simulasi pungut dan hitung yang bersamaan dengan isu bertambahnya klaster Virus Covid-19, menjamin tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi oleh masyarakat untuk datang ke TPS. Karena penerapan protokol kesehatan yang ketat akan dilakukan. Dengan 5184 TPS angka partisipasi pemilih di Kota Surabaya bisa tinggi sebagaimana disampaikan oleh KPU RI.( Lm )

Baca Juga  Banjir Jombang Pengungsi Capai 3.828 Jiwa, Kapolda Jatim Tinjau Lokasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here