MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-Jambret yang dihajar warga di Jalan Peneleh Surabaya pada, Sabtu 16 Januari 2021 lalu,  pukul 16.00 WIB akhirnya diketahui identitasnya.

Keduanya, Roni (35), asal Jalan Bulak Banteng Kidul Gg. 8 dan Izroil Akbar (23) warga Jalan Arimbi Buntu Surabaya.

Dalam setiap aksi jambret kedua pelaku berbagi peran masing-masing. Roni berperan sebagai Joki dan Akbar sebagai eksekutor.

Keduanya ditangkap dan babak belur dihajar massa setelah merampas tas milik korban, Siti, warga Girilaya di Jalan Pasar Kapasan pada Sabtu (16/1/2021) lalu sore hari.

Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno mengatakan, Anggota Reskrim Polsek Genteng yang mendapatkan laporan adanya penjambret dimassa, segera mendatangi TKP dan mengamankan kedua pelaku ke mako.

“Dalam pemeriksaan terungkap, kedua tersangka mengaku boncengan naik motor Yamaha Vixion warna hitam merah pelat L 4154 AZ mencari sasaran dan sudah 7 kali beraksi,” sebut Sutrisno, Selasa (26/1/2021)

Saat itu, ketika melintas di Pasar Kapasan, pelaku melihat korban sedang berboncengan bersama suaminya naik motor hendak pulang dengan mainan HP.

Melihat target di depan mata, kedua pelaku langsung memepet korban dari samping kiri dan langsung menarik tas korban dari sebelah kanan. Setelah berhasil, kedua pelaku melarikan diri

Menyadari dijambret, korban lalu mengejar sambil berteriak jambret di sepanjang jalan yang dilalui hingga pelakunya dapat ditangkap di depan Jalan Peneleh Gg. VI.

Pengakuan kedua tersangka kepada petugas mengayakan jika sudah melakukan perampasan di 7 lokasi di Surabaya.

Lokasi itu diantaranya, di Jalan Kalianyar, Ketabangkali, Kusuma Bangsa, Undaan Kulon, Kapas Krampung,  Gembong,
Rangkah, Pasar Besar, dan Dupak.

Dikabarkan sebelumnya, Video kiriman akun Facebook Imam Sufaat viral. Dalam Video itu menggambarkan dua pria diduga pelaku jambret tertangkapnya warga.

Baca Juga  Malang Dentuman, BanyuwangiSuara Gemuruh Gunung Raung

“Masih anget lurr..jambret kecekel nang Peneleh,” sebut Sufaat dalam postingannya di FB.

Setelah bonyok dihajar, warga juga mengamankan kendaraan Yamaha Vixion dengan pelat L 4163 A, yang dijadikan kedua pelaku sebagai sarana penjambretan.

Agar tak mencoba kabur, warga mengikat dua pelaku dengan tali di tiang listrik. Terlihat banyak warga mengerumuni kedua pelaku yang terlihat tidak berdaya. Dilokasi kejadian juga nampak polisi mendampingi kedua pelaku agar tidak dipukuli.

Kedua Pelaku yang bonyok pada bagian wajah hanya bisa pasrah diikat warga sembari menunggu dibawa Polisi ke Markas.(*)

Teks : Dua pelaku diapit Petugas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here