MEMONEWS.TODAY, PAMEKASAN-
Sepuluh orang digulung oleh Tim Resmob Polres Pamekasan Sakera Sakti. Mereka ini komplotan pelaku pencurian Kotak Amal Masjid dan Kotak Amal di tempat umum dikawasan Pamekasan, Madura.

Bahkan, dalam pengakuannya ke 10 pelaku nekat menyikat kotak amal hanya untuk pesta narkotikan jenis sabu-sabu.

Aksi pencurian kotak amal ini sempat viral di media sosial, dan salah satu pengasuh Pondok Pesantren di Pamekasan mengucap terimakasih kepada anggota yang berhasil menggulung mereka.

10 pelaku pencuri itu, FDK (17), warga Desa Samatan, Pamekasan, RM (15), warga Bugih, Pamekasan, M Ismail (18), warga Bettet, Pamekasan, Samsul Bahri (19), warga Gladak Anyar, Pamekasan, Royhan Fitra Yana Leste (19), warga Rombuh, Pamekasan.

AF (17), warga Bugih, Pamekasan, Nofalul Khoirul Anam (21), warga Kadur, Pamekasan, Mohammad Dafir (20), warga Palengaan Laok, Pamekasan, DN (17), warga Blumbungan, Pamekasan, dan Ach Idris Efendi (20), warga Rombuh, Pamekasan.

Menurut Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, komplotan ini telak melakukan aksinya di 18 TKP masjid dan pondok diwilayah Kabupaten Pamekasan.

Selain mencuri Kotak Amal Masjid, tersangka juga melakukan pencurian di beberapa tempat yang tidak dilaporkan kepada pihak Kepolisian.

“Tak butuh waktu lama, berbekal kamera CCTV yang viral tersebut, Tim Sakera Sakti bergerak cepat memburu komplotan ini dan berhasil mengamankan 10 orang pelaku,” kata AKBP Apip.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, kotak amal, uang logam dalam kantong plastik, uang logam dalam botol plastik, Kendaraan Mobil Suzuki Ertiga Nopol W-1977-TD, Kendaraan Honda Beat Nopol M-5852-CA.

Kendaraan Suzuki Satria, Kendaraan Yamaha Mio, 8 unit ponsel, kipas angin dan Soundsystem, serta pecahan uang kertas, dan pecahan uang logam dengan berbagai nominal, serta alat-alat pertukangan yang digunakan untuk melancarkan aksinya, seperti gerinda, celurit, linggis, tang, martil, besi, obeng, kaos yang digunakan pelaku, sarung dan jaket.

Baca Juga  Identitas Pria Bersimbah Darah Korban Penusukan di Surabaya

“Pelaku Dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 4, 5 KUHP dengan ancaman hukuman Pidana selama-lamanya 7 Tahun penjara,” tutup AKBP Apip Ginanjar.

Dengan adanya kejadian ini, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, hasil kejahatannya digunakan untuk pesta sabu.

“Dari pengakuannya, para pelaku ini menggunakan hasil kejahatannya untuk pesta sabu bersama rekan-rekannya,” Paparnya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (27/1/2021)

Untuk itu Kabid Humas Polda Jatim mengimbau kepada para korban atau masyarakat Pamekasan, yang merasa di rugikan atau merasa kehilangan kotak amal, diharapkan segera melapor ke kantor polisi.

“Untuk warga masyarakat Pamekasan, silahkan melapor jika ada kotak amal di sekitar tempat tinggalnya yang hilang, barang kali pelakunya sama seperti yang di amankan oleh anggota kepolisian di Polres Pamekasan,” pungkas Kabid Humas.(*)

Reporter : Han

Foto : Kapolres dan puluhan pelaku di Pamekasan Madura

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here