MEMONEWS.TODAY– Raperda (Rancangan eraturan daerah) Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember telah direkomendasi oleh Gubernur Jawa Timur dengan beberapa catatan untuk dilakukan perbaikan.

Ji Hendy panggilan akrab bupati yang dikonfirmasi usai bertemu dengan Plt Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Dardak mengatakan saat ini Raperda APBD akan segera diundangkan oleh DPRD Jember, Sebagai informasi Emil Dardak melakukan pertemuan dengan senjumlah pengurus DPC se Tapal Kuda di salah satu hotel di Jember.

”Menunggu temen-temen DPRD dikoreksi, kalau gak besok (Senin kemarin) mungkin besok lusa (hari ini) kita tanda tangani bersama-sama dengan DPRD (untuk diundangkan),” kata Bupati Hendy Siswanto saat Minggu (25/4/2021) malam.

Keluarnya rekomendasi dari gubernur ini seolah mempupuskan polemik banyak pihak yang sempat muncul terkait pembiayaan proyek infrastruktur dengan skema multiyears.Ternyata gubernur tidak mempermasalahkan skema tahun jamak atau multiyears.

”Tidak masalah gubernur menyampaikan proyek multiyears itu sah-sah saja,”katanya.

Diketahui skema tahun jamak ini ditolak oleh Fraksi PDIP. Fraksi partai banteng moncong putih ini menolak menandatangani MoU tahun jamak saat paripurna penetapan Raperda APBD beberapa waktu lalu.

Hendy juga menyebut syarat-syarat skema tahun jamak antara lain ketersediaan anggaran di tahun depannya.”Syaratnya yang pertama anggarannya ada yang kedua disetujui DPRD, Cuma itu saja syaratnya ga ada ya g lain,”jelas mantan birokrat Kemenhub RI ini.

Catatan-catatan dari gubernur ternyata terkait terlalu cepatnya penyelesaian pembahasan Raperda APBD. Namun karena kondisi Jember yang membutuhkan penanganan di luar kelaziman (extra ordinary).”Seharusnya berbulan-bulan, saya sampaikan inikan extra ordinary nanti tahun 2022 baru ditertibkan,” kata Hendy sembari tersenyum.(eva)

Foto: Bupati Jember Hendy Siswanto

Baca Juga  Pimpinan DPRD Surabaya Sambut Positif Pelantikan Walikota Whisnu Sakti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here