MEMONEWS.TODAY, JEMBER – Goa yang di bangun oleh penjajah Jepang hingga kini masih meninggalkan teka teki. Goa bersejarah tersebut, merupakan bangunan kecil yang masih kokoh di lingkungan perumahan warga di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Jember.

Hingga kini bangunan tersebut banyak menyisakan teka-teki yang masih miterius. Warga sekitar menyebutnya Goa perlindungan, atau bungker yang mirip sejenis benteng perang.

Goa Perlindungan tersebut berbentuk persegi dengan ukuran sekitar 3×4 meter, dengan tinggi hanya sekitar tiga meter. Sehingga, siapa saja yang masuk ke dalamnya harus merunduk.

Di dalam hanya terdapat ruangan kosong dengan lubang kecil berukuran sejengkal tangan di tiap sisinya. Lubang-lubang tersebut di perkirakan untuk menembakkan granat, rudal, dan sejenisnya.

Menurut keterangan tokoh masyarakat sekitar, jika melihat bentuk bangunannya, bangunan perlindungan itu dibangun sejak zaman penjajahan Jepang.

“Itu mungkin dibangun Jepang. Karena kalau di zaman Belanda, kurang tinggi. Sementara orang Belanda itu tinggi-tinggi,” ujar Basorudin, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Sabtu (13/2/2021).

Basorudin, yang saat ini berusia 63 tahun menceritakan, dulunya kawasan tersebut merupakan kompleks militer. Karena hanya berjarak sekitar 10 meteran, terdapat perlindungan sejenis itu dan masih kokoh hingga saat ini.

“Kabarnya dulu, perlindungan ini terhubung antara satu dengan lainnya lewat bawah tanah. Tapi belum pernah ada yang memeriksanya. Bahkan warga beberapa kali menggali di sekitar perlindungan, tidak menemukan apa-apa,” ujar salah seorang ketua RW di lingkungan tersebut.

Menurut Basorudin, Goa perlindungan Jepang tersebut di bangun oleh masyarakat pribumi yang tinggal di daerah sekitar.

“Dulunya pekerja pembuat bangunan itu adalah warga pribumi. Bapak-kakek kita di sini. Setelah penjajahan hengkang dari sini, masyarakat kembali menempati kawasan ini, hingga jadi permukiman seperti sekarang,” pungkas Basorudin.

Baca Juga  Puluhan Pelaku Teroris Dipindah, dari Makassar ke Rutan Terorisme Cikeas

Selain di Desa Cakru, ternyata masih ada puluhan goa perlindungan Jepang yang tersebar di seluruh kecamatan di Bagian Jember Selatan. Seperti Kecamatan Tempurejo, Ambulu, Wuluhan, Puger, Gumukmas dan Kencong.

Sedangkan di Kecamatan Kencong sendiri, ditemukan sejumlah 14 titik goa perlindungan Jepang, yang menyebar di Desa Wonorejo, Kraton, Cakru dan Desa Paseban.

Namun di sayangkan, Pemerintah Jember belum memiliki data yang lengkap tentang Cagar Budaya tersebut. Sehingga Goa Perlindungan Jepang tersebut tidak terawat dan hanya menyisakan teka teki.(*)

Reporter: M. Imron Fauzi

Foto: Goa perlindungan Jepang nampak dari luar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here