MEMONEWS.TODAY, JEMBER-
Saat ini kondisi fasilitas umum (fasum) di Kabupaten Jember banyak yang mengalami kerusakan. Namun belum ditetapkannya APBD menjadi kendala pemerintahan Bupati Hendy Siswanto.

Bupati Hendy Siswanto sendiri pada banyak kesempatan sempat menyebutkan ribuan kilo meter jalan rusak berlobang. Tahun ini dirinya berencana memperbaiki 1000 kilometer jalan kabupaten.

“Kita tahun ini merencanakan memperbaiki 1000 kilo jalan yang kondisinya rusak parah,” kata Hendy saat menghadiri tasyakuran yang digelar oleh salah satu relawannya di kawasan pantai Payangan, Ambulu Minggu (20/3/2021).

Namun tidak hanya jalan raya, ternyata fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan serupa.

Salah satunya di SMPN 1 Jember. Sebuah ruangan praktek komputer atau multimedia di SMPN 1 Jember, sudah 6 bulan terakhir kondisinya rusak dan memprihatinkan.

Ironisnya lokasi sekolah tepat dibelakang kantor Pemkab Jember di Jalan Dewi Sartika. Kondisi atap ruangan tersebut rusak parah sejak Agustus 2020 lalu.

Plt Kepala SMPN 1 Jember Rofikh Anis yang akrab di panggil Anis, menceritakan kerusakan bangunan berumur diatas 20 tahun awalnya hanya eternitnya yang rusak.

”Kejadiannya pada 18 Agustus 2020 lalu, saat itu Cuma eternitnya yang ambrol,” kata Anis.

Saat itu menurut Anis sudah tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM), dihentikan karena pandemi Covid-19. Pihak sekolah kemudian mengeluarkan 60 unit perangkat komputer dan meja kursi yang ada di dalam kemudian dipindahkan ke ruangan lainnya.

Agar tidak semakin membahayakan Anis kemudian berinisiatif untuk menurunkan genteng dengan terpal.”Kita menyuruh tukang untuk menahan kayu patah karena lapuk dengan kayu penunjang.

Kemudian setelah kuat genteng diturunkan diganti dengan terpal namun terpal cepat lapuk kita lapisi dengan (vinyl) bekas banner (baliho),”katanya.

Anis mengakui pihaknya telah melaporkan kerusakan yang terjadi kepada pihak Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember . Namun hingga kini belum ada upaya perbaikan dari dinas.

Baca Juga  Tabrak Polisi Mobil Ditinggal, Saat Dibuka Isinya Mengejutkan Petugas

”Saat itu langsung kita laporkan ke atasaan di dinas (Dispendik),” sebut Anis yang menjabat Plt Kepsek sejak tahun 2019 itu.

Pihak sekolah berharap ada segera upaya perbaikan sebelum kegiatan belajar mengajar di sekolah dilakukan.

”Semoga dengan kepemimpinan Bupati Hendy Siswanto segera ada perbaikan mumpung belum ada kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Sementara itu anggota Komisi D DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mendorong pihak eksekutif segera mengirimkan KUA-PPAS ke dewan untuk segera dibahas.

”Kita mendorong kepada bupati segera mengirimkan KUA-PPAS agar kita segera memiliki PERDA APBD 2021. Karena rakyat Jember sudah sangat berharap agar segera ada pembangunan dan pelayanan di semua sektor,”kata politisi dari Partai Gerindra itu.

”Faktanya hari ini banyak fasilitas umum seperti jalan dan sekolah rusak yang harus diperbaiki. Jika tidak ada anggaran dari APBD mana bisa?,” katanya dengan nada bertanya.

“Pokoknya eksekutif harus segera mengirimkan KUA-PPAS ke dewan sembari kita (bupati dan pimpinan dewan) lakukan komunikasi dengan pihak gubernur terkait masalah pengisian OPD dengan Plt,”tandasnya.(*)

Reporter : Rio

Foto : Atap salah satu ruangan di SMPN 1 Jember yang rusak sejak 8 bulan lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here