MEMONEWS.TODAY, JEMBER – Jalan raya yang menghubungkan antara Kecamatan Ambulu dan Kecamatan Tempurejo rusak parah. Mau tidak mau, pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut harus berjalan dengan sangat pelan.

Jalan tersebut, yang tepatnya berada di Jalan Ahmad Yani, Dusun Langon, Desa/Kecamatan Ambulu, sudah rusak parah sejak berbulan-bulan lamanya, bahkan sebelum musim hujan. Namun, hingga kini masih belum ada penanganan yang cukup serius dari pemerintah setempat.

Apalagi di tengah musim hujan yang turun hampir setiap hari, kerusakan jalan terus bertambah parah. Akibatnya, kubangan air mulai depan SPBU Ambulu hingga Taman Makam Pahlawan (TMP) Ambulu, tidak dapat dihindari.

Jalan raya yang dulunya aspal kini tinggal batu dan lubang-lubang yang cukup besar. “Saat musim hujan, lubang yang menganga di tengah jalan tidak kelihatan karena tertutup air,” ujar Sudibyo, salah seorang warga setempat, Sabtu (13/2/2021).

Bahkan, saking banyaknya lubang pada jalan tersebut, warga sekitar sampai memberi julukan jalan seribu lubang. Tentu hal ini membuat para pengguna jalan kesusahan ketika melewatinya. Akibat harus cari jalan yang bagus atau tidak berlubang.

“Karena jalan aspalnya memang tidak bisa dilewati, sehingga pengguna jalan, utamanya sepeda motor, juga susah lewatnya,” kata Sudibyo.

Sensasi jalan rusak ini tidak hanya dirasakan oleh pengendara motor saja. Namun juga dirasakan oleh roda empat. Tentunya akan lebih berbahaya ketika pengendara truk yang membawa muatan besar lewat.

“Pokoknya truk yang ada muatannya harus ekstra hati-hati saat melintas di depan TMP,” pungkasnya.

Reporter: M. Imron Fauzi

Baca Juga  Duh, Emak Emak Dicokok Polisi Satreskoba Karena ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here