MEMONEWS.YODAY, SURABAYA –
Muhammad alias Mamat (39) asal Jalan Kalilom Lor Gg 1 Surabaya, ditangkap Polisi Wonokromo Surabaya. Sedangkan teman pelaku bernama Nanang masih dalam pengejaran (DPO).

Dia dibekuk lantaran melakukan penipuan dengan modus tukar uang koin recehan, namun ketika dihitung nilai yang dikatakan pelaku ini jumlahnya kurang.

“Satu dari dua pelaku kami tangkap setelah polisi mendapat laporan dugaan penipuan terhadap korban Laila seorang kasir Brawijaya Mart di Jalan Wonokromo Surabaya,” sebut Kompol Rini Pamungkas Kapolsek Wonokromo, Rabu (10/2/2021).

Dalam pemeriksaan, pelaku bersama temannya Nanang ( DPO) dengan mengendarai Yamaha Nmax berniat menukarkan uang pecahan koin (receh) yang dimilikinya.

“Uang yang dibawa dua pelaku ternyata hanya sejumlah Rp 768.800. Namun kepada kasir mengatakan jumlahnya jutaan rupiah,” tambahnya.

Sesampai di Brawijaya Mart pada,08 Pebruari 2021pukul 17.45 WIB, pelaku Mamat turun dan menuju ke kasir, kemudian mengatakan bahwa membawa uang receh atau koin dengan jumlah Rp 3.850.000,-

Selanjutnya, menyuruh kasir tersebut untuk segera menghitung, pada saat belum selesai menghitung, pelaku meyakinkan bahwa jumlah uang receh tersebut benar.

Dan setelah mendapatkan uang sejumlah Rp 3.850.000, tersebut pelaku langsung pergi dan kabur dengan temannya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. (*)

barang bukti yang ikut diamakan, Rekaman CCTV, Motor Yamaha N.max warna hitam Nopol L-5370-LC dan uang tunai Rp. 300.000, pecahan uang koin sejumlah Rp. 768.800 terbungkus karung, 1 lembar kertas nota dan 1 kartu id card.

Foto : Pelaku beserta di Mapolsek Wonokromo.

Baca Juga  Wanita Jadi Jadian Digaruk Diarea Kembang Kuning, Ditengah Pengetatan PPKM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here