MEMONEWS.TODAY– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bangkalan terus mendalami kasus dugaan korupsi ditubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Korps Adhyaksa sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang termasuk petinggi BUMD Kabupaten Bangkalan.

Kejari Bangkalan pun sudah manaikkan status kasus tersebut ke-tahap penyidikan. Diketahui, dugaan korupsi di BUMD itu adalah dalam penyertaan modal kepada PT. Tonduk Majeng Tahun 2020/2021

“Pada hari ini terhadap penanganan perkara tersebut status tahapannya telah ditingkatkan ke tahap penyidikan,” terang Kejari Bangkalan Candra Saptaji melalui Kasi Intel Putu Arya Wibisama, Jumat (07/05).

Putu Arya menambahkan, penyimpangan dalam penyertaan modal PT. Tonduk Majeng mencapai Rp 15 miliar.

“Penyimpangan modal itu Rp 15 M, itu bisa kurang bisa lebih,” imbuh dia.

Kejari Bangkalan belum menetapkan tersangka dari kasus dugaan korupsi ditubuh BUMD tersebut.

“Penyidikan Umum, sehingga belum ada nama tersangkanya,” pungkasnya.

Reporter: Rusdi

Foto : Kejari Bangkalan.

Baca Juga  Enam Sepeda Motor Raib di Bulan Puasa, Mahasiswa Demo Polres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here