MEMONEWS.TODAY– Dua diantara beberapa pelaku pengeroyokan yang membuat korban bernama, Zainal Fatah (25), pemuda Jalan Kalimas Baru 2 Gang Buntu dibekuk oleh Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin 26 Maret 2021.

Pada, Jumat (23/4/2021), korban Zainal fatah menjadi korban pengeroyokan dan menghembuskan nafas terakhirnya, pasca dirawat di RS. Al-irsyad Surabaya.

Rupanya, dua pelaku yang tertangkap ini masih ada ikatan keluarga yakni kakak dan adik. “Iya, anggota Unit Jatanras berhasil mengungkap tersangka Pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” kata Iptu Gananta, Kasat Reskrim, Selasa (27/4/2021).

Namun Kasat belum merinci serta membeberkan identitas keduanya dengan dalih masih dalam penyelidikan. “Masih kita kembangkan, nanti kita ungkap identitasnya ke media,” tambah dia.

Anggota Jatanras yang mengetahui kejadian itu, langsung melakukan penyelidikan siapa-siapa saja pelakunya, kemudian anggota melakukan profiling identitas dan keberadaan pelaku.

Anggota akhirnya melakukan penangkapan terhadap 2 orang pelaku yang merupakan kakak adik dan membawanya ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kejadian pengeroyokan sendiri bermula adanya perselisihan antar kelompok anak-anak kecil yang berselisih paham, kemudian korban datang menemui kelompok pelaku guna mengkonfirmasi kejadian salah paham tersebut.

Pada saat di lokasi, korban langsung disambut oleh kelompok pelaku yang langsung melakukan pengeroyokan kepada korban menggunakan tangan kosong, kayu dan batu sampai korban tak sadarkan diri dan pingsan.

Korban sempat dibawa oleh beberapa warga bersama keluarganya ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan, sepulangnya dari RS korban datang ke kantor Polisi untuk melaporkan kejadian itu.

Selain dua pelakunya, polisi juga mengamankan barang bukti seperti,
rekaman video, 1 buah tas, 2 unit HP, uang tunai Rp 900.000, 1 buah baju warna orange, 1 buah baju warna merah, 1 buah celana warna biru dongker, 1 buah pipa, 2 buah batu cor, 1 buah tutup bak / ember.

Baca Juga  Dua Jambret Bonyok Dihajar Warga di Peneleh Surabaya

Polisi akan menjerat pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu dengan pasal 170 KUHP yang ancamannya penjara paling lama 5 tahun.(*)

Foto : Dua pelaku pengeroyokan yang ditangkap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here