MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Lima pria pengedar sabu jaringan Luar Negri dibekuk oleh jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Bahkan, dua pria yang kerap mengirim narkoba ke wilayah Jawa Timur itu ditembak oleh petugas.

Dua pria yang ditembak itu bernama,
Holil (42) warga Jalan Sindujoyo 6 Gresik dan Dedy Irawan (31) warga Desa Ngawen Rt 02/02 Sedayu Kabupaten Gresik.

Selain menangkap dua pelaku itu, juga dibekuk Jois Sandi (30) warga Jatisari Sidoarjo, dan Moch. Zanuar (18) asal Jalan Sambisari Surabaya. M. Ariyansa (25) warga Desa Asem Manis, Sedayu Gresik dan M. Rusli (25) warga Dusun Barangan Desa Bunajih Bagkalan.

Holil dan Dedy merupakan Leader atau Koordinator kurir dan pengawas sabu yang dikirimnya dan merupakan jaringan Malaysia dan China. Sementara, pelaku lainnya adalah kurir sabu.

Keduanya dibekuk pada, Jumat 22 Januari 2020 sekira pukul 14.00 WIB, di SPBU Sengeti Jalan Lintas Sumatera, Kab Muaro Jambi, Prov Jambi

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo didampingi Kasat Resnakoba AKBP Memo Ardian mengatakan, keduanya dibekuk setelah anggota lebih dulu mengamankan dua pengedar diwilayah Waru Sidoarjo pada, Kamis 12 Nopember 2020 di Jalan Jatisari Besar Waru Sidoarjo oleh petugas Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Saat itu, anggota mengamankan pengedar Narkotika jenis sabu Jois Sandi dengan barang bukti 48 gram sabu. Begitu dikembangakan, sehari setelanya Polisi kembali membekuk Moch. Zanuar dengan barang bukti 54,9 gram sabu.

“Dari keduanya, setelah mengumpulkan data dan informasi serta analisa melalui IT, Tim opsnal berangkat menuju wilayah pulau Sumatera guna melakukan pembuntutan terhadap terduga pelaku dari hasil analisa kedua tangkapan sebelumnya,” kata Hartoyo, Rabu (27/1/2020).

Dari hasil perburuan ini, pada Jumat 22 Januari 2020 sekitar jam 9.00 WIB di perbatasan Riau-Jambi petugas membuntuti 2 mobil yang mencurigakan, kemudian sekitar jam 14.00 WIB petugas melakukan penangkapan ke 2 mobil itu.

Baca Juga  Banjir Jombang Pengungsi Capai 3.828 Jiwa, Kapolda Jatim Tinjau Lokasi

Pada saat mengisi BBM di SPBU Sengeti Lintas Sumatera Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi, dua mobil Ertiga warna grey Nopol L 1705 RZ dikendarai oleh Holil dan Dedy.

“Saat itu, keduanya melarikan diri dan melawan petugas kemudian petugas memberi tembakan peringatan tetap tak mengiraukan. Selanjutnya petugas melumpuhkan dengan tembakan kaki setelah dilumpuhkan dilakukan pengeledaan ditemukan barang bukti berupa 8 Kg narkotika Jenis Sabu yang disimpan dibawah Karpet Jok Mobil,” tutup Hartoyo.

Sementara, AKBP Memo Ardian menambahkan, dari hasil introgasi, Holil dan Dedy mengaku beberapa kali mendapat perintah dari RB alias Brekele mengambil narkotika jenis sabu dari Medan dan dibawa ke wilayah Jatim.

“Mereka, dua pelaku ini sudah 3 kali mrngambil sabu dibawa ke Jatim,” jelas AKBP Memo.

Dikatakan Memo, dua pelaku berangkat pertama awal Oktober 2020 membawa 10 Kg Narkotika jenis sabu. Kedua pertengahan Dessember 2020 dan tiba di jatim sebelum Natal membawa 22 kilo gram sabu. Dan ketiga, pada, Jumat 15 Januari 2021 membawa 8 Kg Narkotika jenis sabu.

“Dari sekali pengambilan, mereka mendapatkan upah Rp 20 juta per kilogramnya dan dibagi berdua dan M Rusli berperan menjadi sopir dengan imbalan upah Rp 10 sampai Rp 15 juta rupiah,” pungkas Memo Ardian.

Reporter : Eko

Teks : Wakapolrestabes dan Kasat Narkoba pamerkan pelaku dan barang bukti sabu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here