MEMONEWS.TODAY, JEMBER-
DPRD salah satunya yakni sebagai lembaga kontrol. Sejumlah anggota DPRD Jember mendatangi kantor Pemkab Jember, Rabu (21/1/2021).

Kedatangan mereka untuk memastikan tidak ada lagi pejabat yang mematuhi SK plt Bupati Jember Faida. Gubernur Jawa Timur melalui surat bernomor 131/719/011.2/2021 menganulir semua SK penetapan Plt yang telah dibuat oleh bupati.
DPRD saat ini masih banyak menemukan SK dari Bupati Faida berisi penetapan pejabat untuk mengisi sejumlah jabatan beredar.

Salah satu jabatan yang diisi Plt adalah Kepala bagian (Kabag) Ekonomi. Saat mendatangi ruangan Kabag Ekonomi, ternyata anggota dewan menemukan plt Kabag Penny Artha Media ada di dalam ruangan. Sontak David Handoko Seto legislator dari Fraksi Nasdem langsung mengusir keluar Penny dari dalam ruangan.”Bagian Ekonomi tolong jangan terima plt karena tidak sah, sekarang silahkan keluar,!” kata David saat mengusir Penny sembari menutup pintu ruangan.

Usai melakukan pengusiran, David kepada awak media yang ada di lokasi mengatakan Bupati Faida telah melakukan makar.”Regulasinya sudah jelas Gubernur pada tanggal 11 Januari melalui surat telah menganulir semua keputusan bupati,” kata David.

“Bupati sama sekali tidak menghormati Gubernur dan Mendagri sudah makar yang dilakukan bupati dan layak dilaporkan pidana ke polisi,” katanya.

Masih menurut David secara kepangkatan Penny tidak layak untuk menduduki jabatan tersebut.”Saudari Penny mengaku sebagai Plt Kabag Ekonomi, padahal baik secara kepangkatan dari sisi mekanisme jelas-jelas salah,” katanya.

“Oleh sebab itu, ini tidak bisa diterus-teruskan bisa rusak Jember ini kalau orang-orang seperti masih menjabat,”tutup David.(*)

Reporter : Rio

Teks : Saat David mengusir Penny Artha Media dari ruangan Kabag Ekonomi Pemkab Jember

Baca Juga  Resmi, Whisnu Sakti Jadi Walikota Surabaya Definitif Selama 6 Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here