MEMONEWS.YODAY, SUMENEP-
Kepala Desa (Kades) Aingtongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Hadi Sudirfan S.P.di ditetapkan sebagai tersangka oleh satuan Reskrim Polres Sumenep pada Jumat 29 Januari 2021.

Kades ini tersangka atas dugaan tindak pidana dengan sengaja telah menuduh melakukan perbuatan nyata atau menista, memfitnah dengan tulisan dan itu menjadi bagian tahapan dari persoalan pemberhentian 8 perangkat Desa Aingtongtong, Kecamatan Saronggi oleh Kepala Desa Aingtongtong .

Hadi dilaporkan oleh 8 perangkat Desa Aingtongtong yang diberhentikan dengan semena-mena.

Hal tersebut berdasar rujukan Laporan Polisi nomor : LP/82/IV/2020/JATIM/RES Sumenep tentang tindak pidana dengan sengaja menuduh melakukan perbuatan yang nyata atau menista,memfitnah dengan tulisan sebagaimana dimaksud dalam pasal 310 ayat (1) dan (2) atau 311 ayat (1) KUHP Pidana.

Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan nomor : B/113/SP2HP ke 1/IV/2020/Satreskrim 23 April 2020. Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan nomor : B/321/SP2HP ke 2/X/2020/Satreskrim tanggal 3 Oktober 2020.

Lawyer Single Fughter, Ach Sufyadi, SH. MH bersama 8 perangkat Desa Aingtong tong dan sejumlah warga Desa Aingtong tong bersimpatisan menggelar Konference Pers bersama awak media yang tergabung dalam Media Team 16 Pusat Sumenep bertempat di Resto Mami Muda Sumenep.

Ach Sufyadi, SH MH menyampaikan, penetapan status tersangka terhadap Kades Aingtong-tong, Jumat (05/02/2021). Berbagai upaya telah di lakukan dalam menegakkan keadilan bagi 8 perangkat Desa Aingtongtong yang diberhentikan semena mena.

“Dari putusan banding menang di PTUN Surabaya dan kami melakukan pelaporan atas dugaan pidananya ke Mapolres Sumenep di bawah penanganan Unit Pidum Reskrim Polres Sumenep,” jelas Ach Sufyadi.

Penyidik Unit Pidum juga sudah memeriksa beberapa saksi termasuk saksi korban, selanjutnya penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap terlapor Kades Aingtongtong itu.

Baca Juga  DPRD Surabaya Minta RS Siloam Selesaikan Perijinan Dulu

Dilanjutkan melakukan pemeriksaan Ahli bahasa dan Ahli pidana hingga pada hari Jumat 29 Januari 2021 setelah itu dilakukan gelar perkara menetapkan terlapor Kades dari saksi menjadi tersangka.

“Kami juga mendapatkan tembusan SPDP, yang ditujukan kepada Kepala Kejaksan Negeri Sumenep tentang pengalihan status Terlapor dari saksi menjadi tersangka,” tandas nya.

Sementara itu Pelapor Hendrik Jatmiko Winandy Sekretaris Desa Aingtongtong yang diberhentikan sepihak, mengatakan, dirinya bersyukur dan terimakasih kepada semua pihak atas bantuan dan dukungannya utamanya kepada penyidik Unit Pidum Reskrim Polres Sumenep.(*)

Reporter : Han

Foto : Press Conference Lawyer Single Fughter, Ach Sufyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here