MEMONEWS.TODAY, SURABAYA-
Senjata tajam berupa celurit seorang kakek di Surabaya berbicara ketika ditagih hutang. Bukannya membayar, celurit itu ia bacokkan ke korban yang juga merupakan tetangganya sendiri.

Pelakunya, Budiono (58), warga Jalan Simogunung Kramat Timur 9 Surabaya. Sementara korban berinisial MA (41).

Pembacokan sendiri berawal pada saat korban datang ke Makam Putat Gede, Jalan Jarak Surabaya dengan tujuan akan menagih hutang ke pelaku, tiba-tiba pelaku marah.

Bukan hanya marah-marah, saat pulang ke rumahnya, dia juga mengambil celurit, seketika itu pelaku langsung membacok korban dan mengenai tangan sebelah kiri.

Akibat bacokan celurit tersebut, korban mengalami luka di tangan yang sobek karena sabetan senjata tajam.

“Karena menjadi penganiayaan, selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawahan,” sebut Iptu Risty Tanto, Minggu (21/3/2021).

Berbekal laporan korban itu, selanjutnya opsnal Polsek Sawahan langsung turun kelokasi guna mencari pelaku penganiayaan dengan sejata tajam itu.

Pada, Sabtu (20/3/2021), sekitar jam 09.45 WIB, pelaku berhasil ditangkap berikut barang buktinya sebuah celurit.

Kakek paruh baya tersebut saat ini sudah dijebloskan kedalam penjara karena melanggar sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 KUHP.(*)

Foto : Kakek, pelaku penganiayaan.

Baca Juga  Teror Wanita Cantik di Mabes Polri, Polisi Perketat Paskah di Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here