MEMONEWS.TODAY, GRESIK – Camat Duduksampeyan, Gresik, Suropadi akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi anggaran kecamatan sebesar Rp 1 miliar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Sebelumnya, dia sempat dipanggil oleh penyidik Kejari Gresik. Namun Suropadi mangkir dengan alasan tidak jelas. Dari situ, penyidik kembali melayangkan surat panggilan sebagai tersangka.

“Surat panggilan sebagai tersangka sudah kami kirim. Dan berdasarkan surat panggilan itu, yang bersangkutan kami agendakan hadir pada Senin (15/2/2021) nanti,” kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Dimas Ady Wibowo, Kamis (11/2/2021).

Dia menjelaskan, penetapan tersangka ini terkait penyalahgunaan anggaran kecamatan tahun 2017 hingga 2019. Yang mana, dari hasil audit Inspektorat Pemkab Gresik dibeberkan :

Pada 2017 Kecamatan Duduksampeyan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 650 juta. Kemudian pada 2018 dan 2019 masing-masing mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 800 juta.

Dalam pengusutan kasus ini, Tim Pidsus juga melakukan pengecekan fisik pada sejumlah proyek yang menggunakan APBD. Dibantu dari pihak Inspektorat Gresik sebagai ahli dibidang penghitungan kerugian Negara dan Dinas PUPR Cipta Karya Kabupaten Gresik.

Pengecekan ini antara lain, taman di depan kecamatan yang menggunakan anggaran sekitar Rp 75 juta, lalu cek fisik dilakukan di ruang pelayanan terkait ukuran luas ruangan, pengadaan perabot ruangan serta pengecekan kanopi di sisi dalam dengan anggaran Rp 30 juta.

Tak hanya itu, tim penyidik juga mengantongi bukti adanya keterlibatan pihak ketiga yang membantu pembangunan taman tersebut. Ada pihak dari Kepala Desa maupun dari perusahaan dengan nilai Rp 75 juta rupiah.

Reporter : Azharil Farich

Baca Juga  Harga Gula di Pasar Tradisional Jombang Stabil, Bahan Pokok Lainnya Variatif dan Fluktuatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here