MEMONEWS.TODAY, BANYUWANGI-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mereka menyusun rencana kontijensi kebencanaan terkait erupsi Gunung Raung yang saat ini menunjukkan peningkatan aktifitas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Ir. Mujiono mengatakan, Pemda bersama Forkopimda dan Forkopimcam mengantisipasi kemungkinan terburuk dari erupsi Raung.

“Hari ini kita menyusun rencana kontijensi, mengidentifikasi segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi,” kata Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Mujiono usai menggelar rapat koordinasi bersama stakeholder di Makodim 0825 Banyuwangi, Kamis (4/1/2021).

Kontijensi bencana ini meliputi beberapa hal. Diantaranya, ialah sosialisasi pra kebencanaan di sejumlah wilayah yang rentan terdampak bencana erupsi Gunung Raung, evaluasi jalur evakuasi dan tempat titik kumpul pengungsian, serta menyiapkan pos-pos kesehatan dan dapur umum.

Menurutnya, kontijensi ini perlu dilakukan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk dari erupsi Gunung Raung. Meski demikian pihaknya berharap bencana erupsi Gunung Raung yang lebih besar tidak terjadi.

“Yang tidak kalah penting adalah intinya kita ikhtiar mudah-mudahan tidak terjadi. Tetapi paling tidak, kita harus meyakinkan kepada masyarakat bahwasanya pemerintah akan hadir,” ucapnya.

Antisipasi tidak hanya bencana erupsi Gunung Raung saja, Mujiono menambahkan, bencana alam lainnya seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan lain sebagainya ini perlu juga diantisipasi.

“Karena memang kondisi cuaca saat ini kondisiny,a sangat ekstrem sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, berdasarkan pantauan Pos Pantau Gunung Api (PPGA) Raung dan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) erupsi Gunung Raung sampai saat ini kondisinya masih berada di status waspada atau level II, dengan ketinggian asap mencapai 1.000 meter di atas puncak kawah.

Bahkan, lanjut Dandim, lontaran material pijar dari perut bumi sebarannya masih di dalam kawah. Selain itu, pihaknya saat ini tengah mewaspadai hujan abu vulkanik yang mulai mengguyur sejumlah wilayah di Banyuwangi.

Baca Juga  Camat di Gresik Jadi Tersangka Kasus Korupsi

“Sudah ada beberapa laporan yang kita terima terkait hujan abu. Ini yang harus diwaspadai masyarakat. Personel Kodim juga sudah kita siapkan, separuh kekuatan untuk Covid-19 dan separuhnya lagi untuk penanganan bencana,” pungkasnya. (*)

Reporter: Man

Foto : Rapat koordinasi bersama Forkopimda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here