MEMONEWS.TODAY-.Atap balai Kecamatan Tempurejo Rabu pagi (5/4/2021) ambrol. Padahal balai kecamatan itu baru selesai di rehab tahun 2020 lalu, saat masa akhir pemerintahan Bupati Faida.

Camat Tempurejo, Yahya saat dikonfirmasi membenarkan ambrolnya atap balai kecamatan yang dipimpinnya. Menurut Yahya, kejadian ambrolnya plafon ini sekitar pukul 06.00 WIB.

”Kejadian tadi pagi sekitar jam enam pagi tadi (06.00 WIB),” katanya saat dikofirmasi melalui telepon.

”Beberapa hari ini hujan terus mungkin gentengnya bocor kemudian netes ke plafon akhirnya ambrol begitu,”jelasnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini karena kejadiannya sebelum ada aktifitas pelayanan.

Saat ditanya siapa rekanan proyek pembangunan kantor Kecamatan Tempurejo, Yahya mengaku tidak tahu.”Wah saya tidak tahu mas, saya kan baru masuk kesini november 2020,” katanya.

Namun lanjut Yahya pihak rekanan siap memperbaiki karena masih dalam masa perawatannya.”Kata staf saya, rekanannya siap memperbaiki,” katanya.

Meski atapnya ambrol pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Terbukti hari ini lokasi kejadian masih dipakai untuk pembagian Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).
“Tidak masalah pelayanan tetap berjalan tadi sudah dipakai untuk pembagian BPUM,” tandasnya.

Kejadian ambrolnya atap plafon bangunan milik Pemkab Jember kerap terjadi. Diduga penyebabnya buruknya kualitas bahan yang dipakai.

Reporter : Eva

Foto: Atap Kecamatan Tempurejo, Jember yang ambrol.

Baca Juga  PMI Jember Sediakan Layanan Ambulans Gratis di 5 Posko Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here