MEMONEWS.TODAY, SURABAYA – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya nampaknya tak berhenti melakukan inovasi tangguh dalam mengajak masyarakat patuh protokol kesehatan selama masa transisi New Normal hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro.

Setelah mengeluarkan mobil senyum Sehatmu Semangatku, yang memberikan reward bagi mereka yang menaati peraturan protokol kesehatan, juga ada Mobil Urine Narkotic Test yang juga dibuat oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya untuk mengajak masyarakat tidak keluar rumah jika tidak penting.

Setiap harinya, Mobil Senyum dan Semangatku besutan Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian ini berkeliling menyisir di setiap jalan di Surabaya mencari pengguna jalan yang pakai masker dan jaga jarak.

Dari hasil keliling itu, anggota Reskoba banyak mendapati pengguna jalan, tukang bakso, tukang tambal ban, driver ojek online, hingga pemulung yang pada saat bekerja tetap menggunakan masker. Karena patuh, mereka akhirnya berhak mendapatkan hadiah serta bingkisan sembako.

“Mereka berhak mendapatkan bingkisan dari mobil senyum dan Semangatku karena taat protokol kesehatan,” sebut AKBP Memo Ardian.

Kegiatan mobil Senyum Semangatku ini, jelas Memo, akan terus berkeliling mencari masyarakat yang patut terhadap promes selama PPKM Mikro.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sengaja menciptakan mobil tersebut yang bertujuan menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya di Surabaya. Petugas akan terus memberikan reward kepada warga yang patuh bermasker sesuai perintah Kapolrestabes Surabaya dan juga Kapolda Jatim, yakni Jatim Bermasker.

Inovasi dua mobil yakni Mobil Senyum dan Urine Test tersebut mendapatkan apresiasi dari Polda Jawa Timur. Melalui Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko yang sangat mendukung gagasan serta inovasi dari Satresnakoba Polrestabes Surabaya ini.

“Ide yang bagus dari Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, karena tujuannya memberikan semangat kepada masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan. Jadi balance antara Reward dan Punishment, namun harus tepat sasarannya,” kata Kombes Gatot, Senin 15/2/2021).

Baca Juga  Tanya Kamar Kos, Emak-Emak di Surabaya Malah 'Bablas' ke Tahanan

Lanjut Kabid Humas, gagasan serta inovasi itu bisa menjadi acuan atau ditiru oleh jajaran lain dalam pelaksanaan PPKM Mikro.

Jika selama ini, dalam penerapan PPKM Mandiri maupun Mikro, petugas kebanyakan memberi punishments dan peringatan dengan adanya mobil senyum warga yang patuh akan mendapatkan reward. (*)

Foto : Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here